Palestina-Suriah siap hadapi ISIS di kamp Yarmouk

Sumber gambar, EPA
Otorita Palestina mengatakan sepakat untuk bertindak bersama dengan pemerintah Suriah guna mengusir para pejuang militan Negara Islam dari kamp Yarmouk.
Kesepakatan aksi bersama di kamp yang berada di pinggiran Damaskus itu diumumkan oleh seorang pejabat senior Otorita Palestina, Kamis 9 April.
Kelompok militan Negara Islam atau <link type="page"><caption> ISIS menyerbu masuk ke kamp pengungsi warga Palestina di Yarmouk</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150401_isis_pengungsi_yarmouk" platform="highweb"/></link> pekan lalu.
"Jalan keluar militer merupakan satu-satunya kekuatan untuk mengusir para teroris ke luar dari kamp," tegas Ahmad Majdalani, Menteri Perburuhan Palestina, kepada radio Suara Palestina.
Majdalani memimpin delegasi Otorita Palestina ke Damaskus untuk mengatasi krisis di Yarmouk.
<link type="page"><caption> Dilaporkan sekitar 18.000 pengungsi, termasuk anak-anak,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2015/04/150408_video_yarmouk" platform="highweb"/></link> masih berada di kamp tersebut, terperangkap kontak senjata antara warga Palestina dengan militan ISIS.

Sumber gambar, BBC World Service
Namun belum jelas faksi-faksi yang akan terikat dengan kesepakatan sementara faksi utama Palestina yang berjuang di Yarmouk, Aknaf Beit al-Maqdis, belum memberikan komentar.
Pemerintah Suriah juga dilaporkan siap menjamin jalur bagi para pengungsi untuk ke luar dari kamp dan memberikan perlindungan di luar kamp.
Yarmouk didirikan untuk para pengungsi Palestina yang melarikan diri tahun 1948 setelah berdirinya negara Israel.












