Pekerja minyak asing diculik di Libya

al-ghani

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pemerintah Libya telah mengundang penawaran dari perusahaan-perusahaan asing untuk al-Ghani sejak 2013.

Sembilan pekerja minyak asing menghilang setelah adanya serangan di ladang minyak Libya, menurut kementerian luar negeri Austria.

Para pekerja ladang minyak itu berasal dari Austria, Republik Ceko dan tujuh negara non-Uni Eropa, kata seorang juru bicara.

Serangan terhadap ladang minyak al-Ghani yang terletak 700km di tenggara Tripoli terjadi pada hari Jumat (06/03), kata juru bicara angkatan bersenjata Libya kepada BBC.

Ia mengatakan delapan penjaga dipenggal dalam serangan itu.

Serangan jantung

Juru bicara angkatan bersenjata tidak berada dalam posisi untuk memastikan penculikan ini, namun mengatakan satu orang pekerja meninggal karena serangan jantung setelah menyaksikan pemenggalan tersebut.

Pekerja minyak asing yang diculik berasal dari Austria, Republik Ceko, Bangladesh, Filipina dan paling tidak satu negara Afrika, kata juru bicara di kementerian luar negeri Austria.

"Kami tahu mereka tidak cedera ketika mereka diangkut dari ladang minyak al-Ghani," katanya.

Para pekerja asing ini bekerja di perusahaan manajemen ladang minyak Value Added Oilfield Services (VAOS).

Orang asing makin menjadi target dalam kekacauan politik yang terjadi terus menerus di Libya.