Tiga pria ditangkap FBI karena berusaha bergabung ISIS

Sumber gambar, AP
FBI menangkap tiga warga asing yang bermukim di Brooklyn, New York, Amerika Serikat yang dikatakan berusaha bergabung dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Dua dari mereka mengancam akan membunuh perwira polisi dan agen FBI di AS jika mereka tidak bisa mengunjungi Suriah, kata FBI.
Mereka menjadi perhatian petugas karena posting pada situs internet berbahasa Uzbek dalam beberapa bulan terakhir.
Salah satunya menyatakan mereka akan membunuh Presiden Amerika Barack Obama, seperti dijelaskan FBI.
Abdurasul Juraboev, 24 tahun, dan Abror Habibov, 30 tahun, keduanya dari Uzbekistan; dan Akhror Saidakhmetov, 19 tahun dari Kazakhstan dituduh <link type="page"><caption> bersekongkol membantu organisasi terorisme asing.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/02/150224_isis_suriah_irak" platform="highweb"/></link>
Saidakhmetov ditangkap di John F Kennedy International Airport, New York pada hari Selasa (24/02) saat berusaha menaiki penerbangan ke Istanbul, Turki.
Juraboev membeli tiket pesawat yang meninggalkan New York ke Istanbul bulan depan, kata jaksa federal.
Sementara pria ketiga, Habibov, dituduh membantu pendanaan usaha Saidakhmetov untuk bergabung dengan jihadis Suriah.













