Assad sebut kekuatan oposisi Suriah 'boneka Barat'

Sumber gambar, AP
Presiden Suriah Bashar al-Assad menyatakan kelompok oposisi dukungan Barat sebagai 'boneka' sementara putaran baru perundingan perdamaian dimulai di Moskow, Rusia.
Dalam wawancara dengan terbitan Foreign Affairs, Assad mempertanyakan apakah perundingan dengan orang-orang yang 'dibayar dari luar' akan berguna.
Persekutuan utama yang didukung Barat, National Coalition, telah mengatakan tidak akan menghadiri perundingan selama empat hari.
Meskipun demikian, lima anggotanya akan ikut serta sebagai perseorangan.
Mereka akan bergabung dengan wakil kelompok oposisi yang diterima pemerintah Damaskus.
Perundingan yang diadakan Rusia, salah satu sekutu dekat Assad, dimulai hari Senin (26/01) dan diperkirakan sekitar 30 anggota oposisi akan hadir.
Hari Rabu mereka akan bergabung dengan delegasi pemerintah yang dipimpin wakil tetap Suriah untuk PBB, Bashar Jaafari.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan harapannya acara ini akan membangkitkan suasana yang membantu utusan PBB untuk <link type="page"><caption> Suriah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150124_lebanon_prajurit_tewas" platform="highweb"/></link>, Staffan de Mistura, menyelenggarakan perundingan damai untuk mengakhiri konflik empat tahun yang sejauh ini diperkirakan menewaskan lebih 200.000 orang.











