Simpang siur korban selamat feri Italia

Sumber gambar, AFP
Para pejabat Italia mengatakan mereka tidak bisa memastikan jumlah orang yang masih hilang dari feri Norman Atlantic di lepas pantai Corfu, sampai pengungsian selesai dilakukan.
Seorang pria tewas saat berusaha menyelamatkan diri dari kapal yang sedang melakukan pelayaran malam hari dari Yunani ke Italia itu, dan sembilan jenazah lain telah ditemukan.
Lebih 400 orang diselamatkan di tengah terjadi angin keras dan asap tebal.
Korban selamat menggambarkan "peristiwa mirip neraka" dan kekacauan yang terjadi di kapal sebelum penyelamatan.
Mereka menceritakan penumpang terinjak-injak dan saling berpukulan karena berusaha menjadi orang pertama yang diselamatkan.
Kapten Argilio Giacomazzi dipuji banyak pihak karena tetap berada di kapal untuk mengawasi proses pengungsian, lebih 36 jam setelah mengirimkan isyarat terjadinya masalah di <link type="page"><caption> Norman Atlantic</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141229_italia_feri" platform="highweb"/></link>.
Masih belum jelas penyebab kebakaran yang terjadi hari Minggu (28 Desember) di dek feri. Jaksa Italia telah memulai penyelidikan.
"Kami tidak bisa menyebutkan jumlah orang yang kemungkinan hilang," kata Menteri Perhubungan Italia Maurizio Lupi.










