Irak membantah istri pemimpin ISIS ditangkap

Sumber gambar, AP
Pemerintah Irak mengatakan perempuan yang ditangkap aparat keamanan Lebanon bukan salah seorang istri dari pemimpin kelompok militan yang menyebut diri Negara Islam atau ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Irak, perempuan yang diidentifikasi oleh Lebanon bernama Saja al-Duleimi, adalah saudara dari seorang pria yang ditahan di Irak dan dijatuhi hukuman mati terkait serangan bom.
Ditambahkan bahwa pemimpin kelompok, Abu Bakr al-Baghdadi, memiliki dua istri namun tidak satupun yang bernama Saja al-Duleimi.
Satu surat kabar Lebanon mengatakan <link type="page"><caption> bahwa istri dan anak Baghdadi ditangkap</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141202_isis_baghdadi_lebanon" platform="highweb"/></link> beberapa hari lalu ketika melintasi perbatasan masuk ke Libanon dengan menggunakan dokumen palsu.
Interogasi atas Saja setelah dia ditangkap diawasi oleh oditur militer Lebanon.
Tidak jelas kenapa yang disebut istri dan anak Baghdadi itu melintas ke Lebanon karena di negara itu tidak ada wilayah yang dikuasai kelompok yang menyebut diri Negara Islam atau ISIS.
Kelompok itu saat ini menyandera sejumlah tentara Lebanon dan mengancam akan membunuh mereka bila anggota-anggota kelompok itu tidak dilepaskan dari penjara Lebanon.
Wartawan BBC di Beirut sebelumnya melaporkan jika yang tertangkap benar-benar istri dan putra al-Baghdadi, maka pemerintah mungkin akan memanfaatkan mereka untuk menekan<link type="page"><caption> ISIS</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/search/?q=isis" platform="highweb"/></link>.









