WFP tunda bantuan pangan untuk pengungsi Suriah

Sumber gambar, AP
Program Pangan Dunia, WFP, terpaksa menunda skema bantuan pangan untuk lebih dari 1,7 juta warga Suriah karena masalah keuangan.
Badan PBB tersebut mengatakan bantuan itu ditujukan kepada para pengungsi Suriah di Yordania, Libanon, Turki, Irak, dan Mesir lewat pemberian kupon untuk membeli makanan.
Tanpa bantuan tersebut, menurut WFP, banyak keluarga yang akan kelaparan pada musim dingin ini.
Direktur Eksekutif WFP, Ertharin Cousin, mengatakan mereka amat membutuhkan dana, sebesar US$64 juta hanya untuk Bulan Desember saja.
Lebih dari 3,2 juta <link type="page"><caption> warga Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/04/120410_annan_pengungsi" platform="highweb"/></link> sementara 7,6 juta mengungsi di dalam negeri sejak maraknya perlawanan atas Presiden Bashar al-Assad tiga tahun lalu.

Sumber gambar, Reuters
Bantuan WFP itu juga memiliki dampak ekonomi dengan perkiraan memasukkan dana sebesar US$800 juta ke dalam negara-negara penampung pengungsi tersebut.
"Penundaan bantuan pangan PBB itu akan membahayakan kesehatan dan keselamatan para pengungsi dan lebih jauh akan berpotensi pada ketegangan lebih jauh, ketidak-stabilan dan ketidak-amanan di negara-negara tetangga yang menampung pengungsi," jelas Ertharin Cousin.
Dia mengatakan jika dana diperoleh maka mereka akan segera memberikan bantuan kepada para pengungsi yang menggunakan kupon elektronik untuk membeli makanan.
Pertengahan November muncul laporan <link type="page"><caption> beberapa negara tetangga Suriah membatasai jumlah pengungsi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141113_suriah_pengungsi" platform="highweb"/></link> yang masuk ke wilayah mereka.









