Paus Fransiskus berkunjung ke Turki

Sumber gambar, AP
Paus Fransiskus akan tiba di Turki dalam sebuah kunjungan bersejarah untuk membantu dialog antar agama di negara tersebut.
Pada awal kunjungan tiga hari ini, Paus dijadwalkan bertemu Presiden Recep Tayyip Erdogan di Ankara, yang telah mendominasi dunia politik Turki selama 12 tahun.
Setelah itu Paus akan berkunjung Istanbul untuk bertemu dengan kepala gereja Kristen Ortodoks.
Ini merupakan kunjungan keempat oleh seorang paus ke Turki yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Dalam perjalanan kali ini Paus Fransiskus juga direncanakan akan mengunjungi Sultan Ahmed, atau tempat beribadah dari abad ke-17 yang juga dikenal sebagai Masjid Biru.
Selain itu akan ditandatangani deklarasi bersama dengan Patriark Bartolomeus I, pemimpin 300 juta umat Kristen Ortodoks, dalam rangka menjembatani antara katolikisme dan Kristen Ortodoks.
Kunjungan ini dilakukan pada saat meningkatnya kepekaan politik di wilayah tersebut.
Turki kini menjadi tempat tinggal bagi sekurang-kurangnya 1,6 juta <link type="page"><caption> pengungsi dari daerah yang diamuk perang di Suriah,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141113_suriah_pengungsi.shtml" platform="highweb"/></link> dengan sebagian besar dari mereka tinggal di wilayah di dekat perbatasan yang memisahkan kedua negara.
Banyak orang mengharapkannya untuk membahas penderitaan yang dialami para pengungsi di wilayah itu, kata wartawan BBC di Turki.









