Intelijen Korsel kupas misteri Kim Jong-un

Sumber gambar, z
Badan intelijen Korea Selatan meyakini telah menguak penyebab ketidakmunculan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di depan publik selama enam pekan.
Dalam rapat dengan sejumlah anggota parlemen di Seoul, intelijen Korsel mengaku mendapat informasi bahwa seorang dokter asing telah mengoperasi kaki Kim pada September atau Oktober.
Operasi itu dilakukan demi membuang benjolan yang bersarang di pergelangan kaki kiri Kim.
Meski demikian, benjolan tersebut dapat kembali muncul lantaran faktor kegemukan, kebiasaan merokok, dan kepadatan jadwal acara Kim.
Pemaparan informasi yang didapat intelijen Korsel itu dibeberkan Lee Cheol-woo dan Shin Kyung-min kepada kantor berita Korsel, Yonhap.
Lee merupakan anggota parlemen dari Partai Saenuri, sedangkan Shin dari Partai Aliansi untuk Demokrasi.
Keduanya hadir dalam rapat pemaparan informasi dinas intelijen Korsel.
Lebih jauh, berdasarkan informasi intelijen, Shin mengatakan kondisi yang diidap Kim bernama tarsal tunnel syndrome.
Sindrom itu disebabkan saraf yang berada di bawah tekanan otot tertentu. Dalam suatu periode, kondisi itu mengakibatkan benjolan yang menyakitkan.
Operasi merupakan salah satu cara untuk menghilangkan benjolan.
Belum jelas bagaimana intelijen Korsel mendapatkan informasi tersebut dan apakah informasi yang didapat sahih atau tidak.
Yang jelas, pada akhir September lalu, laporan televisi pemerintah Korut mengatakan bahwa Kim "<link type="page"><caption> mengalami gangguan fisik</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/09/140926_kimjongun_asamurat" platform="highweb"/></link>".
Pemerintah sendiri tidak menjelaskan penyakit atau gangguan fisik yang dimaksud.
Hal ini menyebabkan Kim <link type="page"><caption> tidak muncul</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141013_korea_kim_jong_un" platform="highweb"/></link> selama beberapa pekan. "Ketidakmunculan" Kim Jong-un yang tidak pasti menimbulkan <link type="page"><caption> spekulasi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141010_dunia_kim_jong_un" platform="highweb"/></link>.
Sejumlah pengamat Korea Utara secara tertutup berspekulasi adanya <link type="page"><caption> kudeta dalam istana</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141010_dunia_kim_jong_un" platform="highweb"/></link> terhadap Kim.









