Myanmar membebaskan 3.000 narapidana

thein sein

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden Thein Sein memberikan pengampunan demi perdamaian dan stabilitas.

Pemerintah Myanmar mengumumkan membebaskan lebih dari 3.000 narapidana.

Pengumuman ini diberitakan oleh Menteri Informasi U Ye Htut melalui halaman Facebook-nya dengan menyebutkan Presiden Thein Sein telah memberikan pengampunan kepada mereka demi perdamaian dan stabilitas.

Wartawan BBC di Myanmar mengatakan ada indikasi bahwa sejumlah narapidana yang akan dibebaskan merupakan mantan petugas intelijen.

Sebagian besar tahanan politik di Myanmar telah dibebaskan sebagai bagian dari proses reformasi.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia memperkirakan masih ada beberapa ratus lagi yang masih ditahan.

Presiden Thein Sein, yang menang dalam pemilihan 2010 telah berikrar akan membebaskan semua tahanan politik.

Tidak jelas berapa yang ditahan

Kebanyakan dari mereka yang dibebaskan terakhir ini diduga merupakan orang-orang yang didakwa karena melakukan kejahatan ringan.

Dalam tahun-tahun terakhir ini, pembatasan media massa juga mulai dikendurkan di Myanmar dan pihak oposisi telah bergabung dalam proses politik.

Menyusul perubahan ini, sebagian besar sanksi yang dikenakan terhadap Myanmar telah juga dikurangi.

Namun, kelompok-kelompok hak asasi manusia secara konsiten menyerukan agar semua tahanan politik dibebaskan.

Mereka mengatakan bahwa tidak jelas berapa orang yang masih ada dalam tahanan.