Sanksi Eropa atas Rusia akan diperluas

Sumber gambar, AFP
Para duta besar Uni Eropa bertemu untuk merumuskan sanksi ekonomi baru terhadap Rusia dengan sasaran sektor keuangan, energi dan pertahanan, terkait aksi Rusia di Ukraina.
Beberapa individu dan lembaga <link type="page"><caption> Rusia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/rusia/" platform="highweb"/></link> sudah masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa dan seruan untuk tindakan baru ini, menyusul <link type="page"><caption> jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/laporan_khusus/malaysia_airlines_mh17.shtml" platform="highweb"/></link> yang dilaporkan ditembak kelompok pemberontak pro-Rusia di Ukraina Timur.
Sanksi yang akan dibahas kemungkinan mencakup pembatasan terhadap bank-bank di Rusia ke pasar Eropa, embargo senjata, dan pembatasan kesepakatan dalam sektor energi.
Para pemimpin Prancis, Jerman, Inggris, dan <link type="page"><caption> Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/></link> sudah lebih dulu membahas sanksi ini dalam percakapan telepon Senin (28/07).
Pemerintah Washington sudah menyatakan akan menerapkan sanksi sejenis karena tak ada isyarat yang menunjukkan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, akan mengubah kebijakannya di Ukraina.
Sementara itu satu tim ahli internasional kembali tidak mendapat akses ke lokasi jatuhnya pesawat karena masih maraknya pertarungan antara pasukan pemerintah Ukraina dan pemberontak.
Tim yang mencakup perwira polisi dari Australia dan Belanda itu untuk ketiga kalinya terpaksa membatalkan kunjungan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan menyeuruh.
<link type="page"><caption> Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh di atas Ukraina timur</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140717_malaysia_pesawat.shtml" platform="highweb"/></link> saat dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur dan semua 298 penumpang serta awak tewas.









