Warga Inggris 'siap mati' membela ISIS

Seorang pemuda asal Kota Cardiff, Inggris, diyakini telah berangkat ke Suriah dan menyatakan 'siap mati' untuk mendukung kelompok milisi ISIS.
Aseel Muthana, 17 tahun, meninggalkan Inggris pada Februari lalu untuk bergabung dengan kakaknya, Nasser. Dia tidak berencana kembali ke Inggris.
Dalam wawancara online dengan BBC Wales, Aseel mengatakan siap menjadi martir untuk mendukung kelompok milisi ISIS.
"Jihad merupakan kewajiban," kata Aseel dalam wawancara tersebut.
Ditanya apakah dia menyesal telah meninggalkan Inggris, dia menjawab: "Tidak, saya bisa katakan bahwa saya bersedia mati."
Aseel mengaku telah memiliki teman baru asal Inggris yang telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok milisi Sunni tersebut.
Ajakan bergabung
Sebuah tayangan video, yang diduga dibuat di Suriah, memperlihatkan dua saudara Aseel, yaitu Nasser Muthana dan Reyaad Khan, telah beredar di internet sekitar dua minggu lalu.

Sumber gambar, reuters
Tayangan video dua bersaudara, serta seorang pria dari Kota Aberdeen, telah mendorong warga Inggris lainnya untuk bergabung dengan kelompok ISIS yang memperjuangkan kekhalifahan di Irak dan Suriah..
Sebelumnya, pemimpin kelompok militan di Irak, ISIS <link type="page"><caption> menyerukan umat Islam untuk bertolak ke Irak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140701_isis_irak_seruan.shtml" platform="highweb"/></link> dan Suriah untuk membantu membangun negara Islam
Abu Bakr al-Baghdadi menyerukan kaum muslim berimigrasi ke "Negara Islam" seraya mengatakan langkah itu sebagai kewajiban.
Dia membuat "seruan khusus" itu untuk para hakim, dokter, insinyur serta mereka yang memiliki keahlian militer dan administratif.









