Tiga tewas dalam penembakan di Museum Yahudi, Belgia

Kemanan di Brussels diperketat pasca insiden penembakan.

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Kemanan di Brussels diperketat pasca insiden penembakan.

Dua laki-laki dan satu perempuan tewas dalam penembakan yang terjadi di Museum Yahudi di ibukota Belgia, Brussels.

Korban keempat terluka parah, kata layanan darurat setempat.

Pelaku penembakan datang menggunakan mobil, keluar, dan menembak di depan museum, masuk kembali ke dalam mobil, dan kabur, menurut sejumlah media di Belgia.

Satu orang telah ditangkap oleh kepolisian dan satu orang lagi dalam pengejaran. Keamanan ditingkatkan di sejumlah tempat-tempat Yahudi di Belgia.

Perdana Menteri Elio Di Rupo mengatakan semua warga Belgia "bersatu dan menunjukan solidaritas atas insiden keji yang terjadi di situs budaya Yahudi."

Juru bicara jaksa penuntut umum Belgia Ine Van Wymersch mengatakan pada konferensi pers bahwa salah satu tersangka berhasil ditahan setelah polisi melakukan pengejaran.

Tersangka kedua - yang diperkirakan telah melarikan diri dengan berjalan kaki - masih sedang dicari, ia menambahkan.

Saksi mata Alain Sobotik mengatakan kepada AFP, bahwa dia melihat dua jenazah di lobi museum.

Satu adalah "perempuan muda dengan kepala yang berlumuran darah," katanya. "Dia memegang brosur dan terlihat seperti turis."

Menteri dalam negeri mengatakan semua petunjuk mengarah pada dugaan serangan anti-Yahudi.

Belgia memiliki populasi Yahudi sekitar 42.000 dan setengahnya tinggal di ibukota.