Kerja sama dengan Cina sebagai prioritas Putin

Sumber gambar, AP
Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan perluasan kerja sama dengan Cina merupakan salah satu prioritas diplomasinya.
Dalam wawancara dengan kantor berita milik pemerintah <link type="page"><caption> Cina,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/cina/" platform="highweb"/></link> Xinhua, dia juga menyebutkan Cina sebagai sahabat yang bisa diandalkan dan mitra dagang utama.
Putin memberikan wawancara tersebut pada awal kunjungan kenegaraannya selama dua hari.
Kedua negara dilaporkan menandatangani kerja sama pasokan gas dengan nilai yang amat besar namun seorang juru bicara Putin mengatakan masih belum dicapai kesepakatan harga.
Seluruhnya ada 49 kesepakatan yang ditandatangani Putin and Presiden Cina, Xi Jinping, di bidang energi, transportasi maupun prasarana namun tidak ada rincian yang diungkapkan dalam penandatanganan hari Selasa 20 Mei.
"Kami akan memulai kerja sama proyek strategis berskala besar untuk meningkatkan kekuatan dan daya saing internasional kedua negara," tutur Xi Jinping setelah penandatanganan.
Kunjungan Putin berlangsung di tengah sanksi ekonomi negara Barat atas <link type="page"><caption> Rusia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/rusia/" platform="highweb"/></link> sehubungan dengan <link type="page"><caption> posisi Rusia dalam krisis politik </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140509_putin_krimea_kritik.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> di Ukraina.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140509_putin_krimea_kritik.shtml" platform="highweb"/></link>
Selama berada di Cina, Putin akan menghadiri konferensi keamanan wilayah Asia di Shanghai -yang dihadiri sekitar 40 negara- dan menyaksikan latihan angkatan laut bersama Rusia-Cina.









