Warga Brasil memprotes dana Piala Dunia

Sumber gambar, AP
Para pengunjuk rasa di Brasil memblokir jalan-jalan utama menuju kota Sao Paulo sebagai bagian dari protes nasional satu hari untuk menentang pembelanjaan dana oleh pemerintah untuk menyelenggarakan Piala Dunia.
Di kota terbesar Brasil ini mereka membakar ban dan menimbulkan gangguan selama jam-jam sibuk pada Kamis pagi waktu setempat (15/05).
Selain di Sao Paulo, protes juga direncanakan digelar di 50 kota kecil dan besar termasuk Rio de Janeiro.
Di antara kelompok pekeja yang turut mengikuti aksi satu hari ini adalah polisi, guru dan bahkan pegawai negeri sipil.
Pengunjuk rasa mengatakan mereka menuntut agar pemerintah membelanjakan dana miliaran dolar untuk proyek-proyek sosial, transportasi dan perumahan, bukan untuk menggelar Piala Dunia yang akan dibuka bulan depan.
"Kalau tidak disediakan perumahan bagi setiap warga, kami yidak menginginkan Piala Dunia," kata seorang pengunjuk rasa, Sidali Jose Ferreira.
"Apa yang dapat kami katakan adalah bila tidak ada perbaikan dalam hal perumahan dan kebijakan reformasi perkotaan di negara ini, maka gerakan ini akan melancarkan perlawanan selama Piala Dunia," tutur pengunjuk rasa lainnya, Guilherme Boulos.

Sumber gambar, AP

Sumber gambar, Reuters
Pemerintah menegaskan tidak ada alasan untuk panik. Skala demonstrasi ini, kata para wartawan, diperkirakan bisa dijadikan takaran mengenai tantangan keamanan yang mungkin akan dihadapi pihak berwenang Brasil selama pelaksanaan Piala Dunia.
Sebelumnya terungkap bahwa Brasil baru melakukan <link type="page"><caption> pelatihan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/04/140415_keamanan_pialadunia.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> terhadap 20% dari seluruh petugas keamanan Piala Dunia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/04/140415_keamanan_pialadunia.shtml" platform="highweb"/></link> yang akan ditugaskan di berbagai stadion.









