AS bantu cari 200 anak Nigeria yang diculik

Boko Haram

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Lebih dari dua ratus siswi diculik kelompok Boko Haram pertengahan April silam.

Amerika Serikat mengutus tim pengamatan ke Nigeria untuk membantu melacak lebih dari dua ratus siswi yang diculik oleh kelompok Islam Boko Haram.

Gadis-gadis itu diculik dari sekolah mereka di negara bagian <link type="page"><caption> Borno empat pekan yang lalu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/04/140416_nigeria_penculikan.shtml" platform="highweb"/></link>.

Amerika Serikat juga berbagi citra satelit komersial dengan pemerintah Nigeria.

Juru bicara Presiden Obama, Jay Carney mengatakan tiga puluh pejabat dari AS dan Departemen Pertahanan serta FBI diutus untuk misi tersebut.

Carney mengatakan AS bekerja sama dengan mitra internasionalnya untuk menekan sanksi terhadap Boko Haram.

<link type="page"><caption> Inggris</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140511_cameron_penculikan_nigeria.shtml" platform="highweb"/></link> juga telah diminta untuk memberikan pengawasan udara.

Sementara itu, keluarga para siswi Nigeria telah bereaksi terhadap <link type="page"><caption> video dari beberapa gadis</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140512_video_bokoharam.shtml" platform="highweb"/></link> yang dirilis hari Senin (12/05) oleh Boko Haram.

Beberapa keluarga mengatakan kepada BBC bahwa melihat para gadis masih hidup memberikan mereka harapan, walaupun mereka terkejut melihat sebagian besar gadis yang beragama Kristen menggunakan pakaian Islam.

Dalam video tersebut pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau menawarkan untuk menukar beberapa gadis tersebut dengan anggota Boko Haram yang dipenjara.

Menteri Dalam Negeri Nigeria Abba Moro mengatakan pemerintah tidak akan bernegosiasi dengan Boko Haram tapi sebuah pernyataan pemerintah kemudian mengatakan Moro berbicara dalam kapasitas pribadi dan bersikeras akan terus mencari segala jalan keluar untuk membebaskan para gadis.