Kecelakaan bom tewaskan 21 militan Irak

Militan Irak

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Sebuah laporan menyebutkan ledakan terjadi saat militan sedang membuat film propaganda.

Kelompok militan di Irak dengan tidak sengaja meledakkan bom di tempat pelatihan mereka di pinggiran kota Samarra dan menewaskan 21 militan.

Pejabat pemerintah <link type="page"><caption> Irak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/irak/" platform="highweb"/></link> mengatakan bom meledak ketika mereka sedang latihan untuk menaruh bom di dalam sebuah truk.

Bom mobil merupakan salah satu senjata yang banyak digunakan para kelompok militan Sunni dalam perlawanan atas pemerintah Baghdad, yang didominasi warga Syiah.

Seorang pejabat polisi mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kecelakaan itu terjadi saat militan sedang membuat film propaganda. Namun laporan lain menyebutkan ledakan berlangsung saat latihan.

Aparat keamanan pemerintah segera menuju tempat kejadian begitu mendengar ledakan dan menangkap 12 militan yang cedera akibat ledakan serta 10 lainnya yang berupaya melarikan diri.

Saat penangkapan juga ditemukan tujuh bom mobil, beberapa sabuk yang berisi bahan peledak, serta bom tepi jalan di dalam dua rumah dan satu garasi di tempat tersebut.

Tempat pelatihan para militan ini berada di luar Samarra, sekitar 95km di sebelah utara ibukota Baghdad.

Kekerasan meningkat di Irak dalam beberapa waktu belakangan dan dalam waktu satu bulan belakangan diperkirakan lebih dari 1.000 orang tewas akibat serangan militan.

Pekan lalu, <link type="page"><caption> sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 30 cedera</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140205_irak_bom.shtml" platform="highweb"/></link> dalam serangkaian bom di ibukota Irak, Baghdad.