Bom di Mesir menjelang sembahyang Jumat

Sumber gambar, Reuters
Dua bom meledak di pinggiran ibukota Mesir, Kairo, di samping pos pemeriksaan polisi yang berada di dekat jalan layang.
Juru bicara kepolisian, Jenderal Mahmoud Farouk, mengatakan sasaran ledakan adalah dua kendaraan polisi yang ditempatkan di Giza untuk mengamankan sebuah masjid menjelang sembahyang Jumat.
Sedikitnya tiga polisi cedera akibat ledakan tersebut dan kawasan di sekitar tempat kejadian sudah ditutup.
Masih belum jelas apakah bom tersebut dilemparkan oleh penyerang atau lebih dulu ditempatkan di sana.
Aksi unjuk rasa antipemerintah sementara yang didukung militer selalu terjadi setiap hari Jumat sejak <link type="page"><caption> militer tahun </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130703_militer_morsi.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> lalu mengulingkan Presiden Mohamed Morsi,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130703_militer_morsi.shtml" platform="highweb"/></link> yang didukung oleh organisasi beraliran Islamis.
Pemerintah <link type="page"><caption> Mesir</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/mesir/" platform="highweb"/></link> sudah menyatakan Ikhwanul Muslimin -yang mendukung Morsi- sebagai organisasi teroris dan menangkap ribuan anggota serta beberapa pemimpinnya.
Sejak penggulingan Morsi, kekerasan marak di Mesir dengan sasaran aparat keamanan.
Akhir Januari, <link type="page"><caption> enam orang tewas dan sekitar 100 lainnya </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140125_egyptmilitan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> luka dalam sebuah serangan bom besar</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140125_egyptmilitan.shtml" platform="highweb"/></link> di luar markas polisi di Kairo.
Pekan lalu, sebuah kelompok militan yang menamakan diri sebagai Ajnad Misr dilaporkan mengaku bertanggung jawab atas sejumlah serangan atas polisi.









