Fallujah tidak diserang dalam waktu dekat

Fallujah
Keterangan gambar, Kelompok militan yang memiliki hubungan dengan all-Qaida kini menguasai Fallujah.

Kementerian Pertahanan Irak menegaskan tidak akan ada serangan dalam waktu dekat ke kota Fallujah, yang dikuasai militan pekan lalu.

Juru bicara kementerian mengatakan alasannya adalah kekhawatiran tentang keselamatan warga sipil.

"Tidak mungkin menyerang (Fallujah) sekarang karena kekhawatiran atas korban sipil," tutur Letnan Jenderal, Mohammed al-Askari.

Lembaga kemanusiaan Bulan Sabit <link type="page"><caption> Irak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/irak/" platform="highweb"/></link> mengatakan sekitar sembilan ribu keluarga sudah mengungsi dari Fallujah akibat pertarungan di kota itu dan terjadi kelangkaan bahan pangan dan bahan bakar.

Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki sebelumnya menyerukan <link type="page"><caption> kepada penduduk Fallujah </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140106_irak_fallujah_teroris.shtml" platform="highweb"/></link>untuk mengusir kelompok pemberontak yang mempunyai hubungan dengan al-Qaida agar kawasan penduduk tidak diserang militer.

Pekan lalu, kelompok tersebut merebut Fallujah dan sebagian kota Ramadi di Provinsi Anbar.

Al-Askari menambahkan tentara pemerintah sudah menewaskan 25 militan di Ramadi.

<link type="page"><caption> Amerika Serikat sudah mengatakan akan mempercepat pengiriman</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140107_as_irak.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> peralatan militer</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140107_as_irak.shtml" platform="highweb"/></link> ke Irak untuk membantu perang melawan kelompok militan di Provinsi Anbar.