Mesir tegang jelang sidang Morsi

Pendukung Morsi
Keterangan gambar, Para pendukung Morsi menyerukan akan menggelar demonstrasi besar

Mantan Presiden Mesir yang digulingkan Mohammed Morsi akan disidang bersama dengan 14 tokoh Ikhwanul Muslimin untuk pertama kalinya pada Senin (4/11).

Morsi dan pejabat senior Ikhwanul Muslimin tersebut didakwa memicu pembunuhan para pemrotes dalam bentrokan diluar istana presiden pada Desember lalu.

Pasukan keamanan dalam kondisi siaga setelah pendukung mantan presiden ini menyerukan untuk menggelar demonstrasi besar.

Morsi digulingkan oleh militer pada Juli lalu setelah serangkaian protes terhadap kepemimpinannya.

Meskipun dia menjadi presiden melalui proses pemilu yang demokratis, selama 13 bulan masa jabatannya Morsi dianggap gagal.

Setelah digulingkan, sebuah aksi duduk yang dilakukan para pendukung Morsi di Kairo berakhir dengan <link type="page"><caption> kekerasan oleh militer</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131009_morsi_pengadilan.shtml" platform="highweb"/></link>, yang menyebabkan ratusan orang tewas.

Pemerintahan sementara juga menindak Ikhwanul Muslimin, yang mendukung Morsi, dan melarang beroperasinya organisasi Islam itu dan menahan belasan tokoh seniornya.

Pendukungnya mengatakan Morsi digulingkan dalam sebuah kudeta dan menghadapi persidangan yang bermuatan politik. Organisasi HAM menuduh pasukan keamanan bertindak tanpa dimintai tanggung jawab.

Keamanan ketat

Pada Sabtu (2/11), koran Mesir al-Watan mempublikasikan foto pertama Morsi di penjara.

Foto tersebut, yang belum diverifikasi secara independen dan tidak bertanggal, menunjukkan Morsi menggunakan pakaian longgar dan duduk di kursi, dan tampak nyaman.

Dia ditahan disebuah lokasi rahasia sejak digulingkan oleh militer, yang kemudian memberikan waktu 48 jam kepada sang presiden saat itu, untuk menyampaikan ultimatum agar protes terhadap kekuasaannya dihentikan.

Diperkirakan persidangan Morsi akan dilakukan di Akademi Polisi di Kairo dan akan dimulai siang hari.

Persidangan pendahulunya, Hosni Mubarak, juga akan digelar di lokasi yang sama - artinya dua mantan presiden Mesir diadili di tempat itu.

Koresponden BBC di Kairo mengatakan masyarakat setempat khawatir dengan kondisi ibukota selama beberapa hari mendatang, karena diperkirakan persidangan tersebut akan semakin meretakkan hubungan antar warga Mesir dan menyebabkan kerusuhan dan instabilitas.

Ketegangan terjadi pada Minggu (03/11) malam, ketika seorang pria bersenjata membunuh dua polisi dekat kota Ismailia, dan dikhawatirkan akan terjadinya tindak kekerasan yang lain.

Senin ini, diperkirakan sekitar 20.000 pasukan keamanan akan diterjunkan di sejumlah lokasi penting seperti stasiun kereta api dan bus, dan telah menutup kereta bawah tanah yang dekat dengan lokasi.

Sehari sebelum persidangan Morsi, tiga orang hakim mengundurkan diri pada persidangan pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie dan dua ajudannya.

Hakim Mohammed Fahmy al-Qarmuty mengatakan dia dan koleganya "merasa malu" dengan persidangan itu karena menganggap hak terdakwa dilanggar.

Ahli hukum mengatakan jika terbukti bersalah Morsi dapat dipenjara seumur hidup atau menghadapi hukuman mati.