Ribuan warga Yuyao protes karena banjir

Pihak berwenang di Yuyao, Cina timur, mengerahkan tambahan ratusan aparat keamanan untuk mencegah berlanjutnya unjuk rasa.
Ribuan warga Yuyao, Selasa (15/010) turun ke jalan-jalan memprotes penanganan pemerintah terhadap banjir yang melanda kota itu.
Hari ini permukaan air dilaporkan sudah menurun setelah sebagian besar wilayah kota itu terendam akibat topan pekan lalu yang menewaskan sedikitnya enam orang.
Para pengunjuk rasa menuntut agar pemerintah setempat memberikan bantuan lebih banyak, seperti dilaporkan wartawan BBC, Martin Patience, dari Beijing.
Pada puncak banjir, aliran listrik terputus dan banyak warga yang terperangkap tanpa makanan dan air minum.
Warga marah karena para pejabat provinsi malah memuji diri sendiri karena menganggap berhasil dalam upaya penanganan banjir.
Pengunjuk rasa ditangkap
Foto-foto yang dipajang di internet memperlihatkan sebagian pegunjuk rasa merusak kendaraan bermotor dan menyerang kantor-kantor pemerintah.
Ada juga foto yang memperlihatkan beberapa pengunjuk rasa yang terlihat berdarah di bagian kepala dengan dugaan terkena pentungan polisi.
Sejumlah orang ditangkap namun pihak berwenang tidak memastikan berapa jumlah pengunjuk rasa yang ditangkap tersebut.
Wartawan kami menambahkan seorang pejabat pemerintah menegaskan bahwa mereka sudah bekerja habis-habisan untuk menangani dampak bencana itu.
Sementara surat kabar lokal menurunkan tajuk rencana yang menyerukan agar warga bertindak secara masuk akal.









