Korban tewas gempa di Filipina terus bertambah

Sedikitnya 90 orang tewas akibat gempa bumi berkekuatan 7,2 pada skala Richter di Filipina tengah.
Korban tewas terbanyak ditemukan di Pulau Bohol, sebanyak 69 orang. Di Cebu 15 orang tewas dan satu orang ditemukan tewas di pulau dekat Cebu, Siquijor.
Sebelumnya pihak berwenang mengatakan <link type="page"><caption> korban tewas akibat gempa mencapai 20 orang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131015_update_gempa_cebu.shtml" platform="highweb"/></link> namun jumlah terus bertambah setelah dilakukan pencarian lebih lanjut di puing-puing reruntuhan.
Di antara korban tewas di kota Cebu terjadi ketika sebagian gedung pelabuhan runtuh sehingga menimpa orang-orang yang berada di sana. Dua orang lainnya tewas ketika atap pasar runtuh.
Gempa dahsyat menimbulkan kerusakan luas. Banyak jalan dan jembatan patah atau rusak berat sehingga menghambat operasi penyelamatan dan distribusi bantuan.
Pada Selasa malam (15/10) Pulau Bohol dan Cebu berada dalam kegelapan karena jaringan listrik rusak.
Terinjak-injak
Beberapa gereja tua juga mengalami kerusakan berat.
Seorang warga Inggris, David Venables, yang tinggal di Cebu selama tujuh tahun terakhir, mengatakan gempa kali ini merupakan gempa paling kuat yang pernah ia alami.
"Ini adalah pengalaman sangat aneh dan menakutkan ketika fondasi rumah dan lingkungan sekitar bergeter di luar kontrol," katanya.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat mencatat pusat gempa terdapat di bawah Pulau Bohol yang terkenal karena pasir putihnya.
Gempa mengakibatkan warga di beberapa kota terinjak-injak dalam upaya melarikan diri dari gedung-gedung, termasuk di pusat kebugaran Cebu. Para pengunjung pusat kebugaran berhamburan ke luar dan menginjak orang-orang lain sehingga mengakibatkan lima orang tewas.
Presiden Filipina Benigno Aquino dijadwalkan mengunjungi Bohol dan Cebu pada Rabu besok.
Komandan militer daerah Letjen Roy Deveraturda mengatakan semua tentara yang sedang cuti dipanggil tugas untuk membantu operasi penyelamatan.









