Morsi sehat dan ditahan di fasilitas militer

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, mengatakan presiden Mesir yang digulingkan militer, Mohammed Morsi, baik-baik saja.
Namun Ashton mengatakan tidak tahu di mana persisnya Morsi ditahan, meski ia tahu Morsi berada di satu kompleks militer.
"Ia sehat-sehat saja dan mendapat pemberitahuan sebelumnya bahwa saya akan datang. Saya kira ia senang menerima saya," kata Ashton <link type="page"><caption> seusai bertemu Morsi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130730_mosi_bertemu_perwakilaneu.shtml" platform="highweb"/></link>.
Ashton menjelaskan bahwa ia dibawa dengan helikopter dan kendaraan lain pada malam hari sebelum bisa bertemu Morsi.
"Morsi ditemani oleh dua penasehat. Tempat Morsi (ditahan) adalah fasilitas militer. Ia mendapatkan perlakukan yang baik," ungkap Ashton.
Ikuti media massa
Ia menggambarkan pertemuan dengan Morsi berlangsung sangat terbuka dan bersahabat, namun tak bersedia menjelaskan lebih jauh tentang apa saja yang menjadi bahan pembicaraan dengan Morsi.
Ashton juga mengungkapkan bahwa Morsi dibolehkan membaca surat kabar dan mengikuti perkembangan Mesir melalui televisi.
Ia menjadi diplomat asing pertama yang menemui Morsi sejak tokoh Ikhwanul Muslimin ini <link type="page"><caption> digulingkan dan ditahan militer</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130703_militer_morsi.shtml" platform="highweb"/></link> sejak 3 Juli lalu.
Kunjungan ke Mesir ini dilakukan setelah pecah kekerasan hari Sabtu yang <link type="page"><caption> menewaskan lebih 70 pendukung Morsi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130727_bentrokan_maut_mesir.shtml" platform="highweb"/></link>.
Selain menemui Morsi, Ashton juga bertemu pemerintah sementara, termasuk pemimpin militer Jenderal Abdul Fattah al-Sisi dan perwakilan Ikhwanul Muslimin.









