Afsel kecam pemutusan bantuan Inggris

Pretoria
Keterangan gambar, Inggris mengatakan penghentian bantuan merupakan pengakuan atas kemajuan Afsel.

Afrika Selatan mengecam keputusan Inggris menghentikan pemberian bantuan langsung sebesar US$20 juta per tahun ke negara itu.

Pemerintah Afrika Selatan mengatakan keputusan pemerintah Inggris diambil secara sepihak dan akan berdampak besar bagi proyek-proyek yang sedang berjalan.

"Inilah proyek-proyek yang dibiayai lewat Bantuan Pembangunan Resmi (ODA) dan masalah yang timbul adalah bagaimana nasib proyek-proyek ini bila pemutusan tidak dibicarakan dengan kita," kata juru bicara pemerintah Afrika Selatan, Clayson Monyela.

Tanpa pemberitahuan pemutusan bantuan, lanjut Monyela, pemerintah Afrika Selatan tidak mempersiapkan rencana alternatif guna membiaya proyek-proyek.

Wartawan BBC urusan pembangunan internasional Mark Doyle melaporkan bantuan yang diberikan Inggris ke Afrika Selatan sebenarnya tidak terlalu besar, hanya US$20 juta per tahun.

Sengketa diplomatik

Dana itu digunakan untuk mendorong usaha kecil dan mencegah para ibu miskin meninggal dunia ketika melahirkan.

"Jumlah ini relatif kecil karena Afrika Selatan mempunyai perekonomian terbesar di benua Afrika," jelas Doyle.

Namun masalah ini tampaknya menjadi sengketa diplomatik setelah Inggris menegaskan telah membicarakan pemutusan bantuan dengan Afrika Selatan.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague menegaskan pada Rabu (01/05) bahwa Inggris sudah membahas masalah itu dengan para pejabat di Pretoria.

"Pembahasan berlangsung selama berbulan-bulan, oleh karena itu keputusan ini seharusnya tidak menjadi kejutan," kata William Hague.

Sebelumnya pemerintah Inggris juga mengumumkan akan segera menghentikan <link type="page"><caption> bantuan keuangan baru untuk India </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/11/121109_britain_india_aid.shtml" platform="highweb"/></link>sebagai pengakuan atas keberhasilan India di bidang ekonomi.

Inggris memberikan bantuan senilai US$447 juta pada 2011 terutama untuk program pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak dari keluarga miskin.