Petugas kesehatan Pakistan dipekerjakan kembali

Pengadilan Pakistan memutuskan 16 petugas kesehatan yang dituduh membantu CIA dalam mendapatkan sampel darah keluarga Osama bin Laden dipekerjakan kembali.
Mereka sempat diberhentikan karena <link type="page"> <caption> terlibat dalam program vaksinasi </caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2011/07/110712_vaksinasi.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> yang dipimpin oleh dr Shakil Afridi</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2011/07/110712_vaksinasi.shtml" platform="highweb"/> </link> di Abbottabad, <link type="page"> <caption> Pakistan</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/pakistan/" platform="highweb"/> </link> barat laut.
"Pengadilan Tinggi Peshawar di Abbottabad memulihkan kontrak dari semua petugas karena mereka diberhentikan dan tidak ada penyelidikan yang dilaksanakan pada tingkat lokal," tutur salah seorang pengacara petugas kesehatan itu, Sultan Jamshed kepada BBC.
Para petugas kesehatan itu sejak awal menegaskan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan apapun dan tidak mengetahui tujuan di balik program vaksinasi dr Afridi.
Di pengadilan, mereka mengatakan mendapat instruksi dari para atasan senior untuk ikut dalam vaksinasi tersebut, seperti dilaporkan wartawan BBC di Islamabad, Mike Wooldridge.
Operasi pasukan AS

Dokter Afridi sudah diganjar hukuman penjara 33 tahun di Peshawar karena dinyatakan bersalah oleh pengadilan Pakistan dengan <link type="page"> <caption> dakwaan pengkhianatan negara</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/05/120523_pakistan_osama.shtml" platform="highweb"/> </link>.
Dia ditangkap oleh dinas intelijen Pakistan, ISI, dan penangkapan serta pengadilannya dikecam oleh pemerintah <link type="page"> <caption> Amerikat Serikat</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/> </link>.
Dakwaan itu berkaitan dengan tuduhan dia membantu dinas intelijen CIA untuk mendapatkan sampel darah keluarga bin Laden melalui vaksinasi hepatitis.
Dengan sampel tersebut maka bisa dipastikan keberadaan Osama bin Laden di Abbottabad.
Sekitar sepekan kemudian, pada tanggal 2 Mei 2011, pasukan khusus Amerika Serikat menyerbu tempat tinggal keluarga bin Laden dan membunuhnya.
Perdebatan tentang vaksinasi yang dilakukan dr Afridi sebenarnya masih berlangsung karena ada yang mengatakan hanya merupakan tameng untuk memastikan DNA bin Laden walau ada yang berpendapat memang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan warga.









