
Serangan bom terjadi di sejumlah wilayah di Suriah dalam beberapa waktu terakhir.
Serangan bom terjadi di rempat terpisah di ibukota Suriah, Damaskus menyebabkan belasan orang terluka dan luka-luka, seperti disampaikan oleh aktivis.
Sedikitinya 10 orang dilaporkan tewas ketika sejumlah ledakan terjadi di wilayah permukiman yang banyak dihuni oleh sekte Alawite yang mendukung Presiden Bashar al-Assad.
Beberapa jam kemudian, sebuah bom mobil meledak dekat masjid di distrik yang mayoritas dihuni oleh penganut Sunni, al-Qadam.
Laporan sebelumnya menyebutkan kerusakan banyak terjadi di lokasi ledakan bom, tetapi belum ada informasi detail.
Pemantau HAM Suriah SOHR, kelompok aktivis yang berbasis di Inggris, mengatakan setidaknya 10 orang warga sipil tewas, dan lebih dari 40 orang terluka, ketika tiga ledakan terjadi di lokasi permukiman Alawite di Waroud yang terletak di pinggiran ibukota.
Pejabat mengatakan kepada kantor berita Sana, sejumlah orang meninggal dalam serangan tersebut.
Selasa malam, sebuah bom yang diletakan di taxi yang berada di dekat sebuah masjid al-Qadam menghancurkan gedung di sekitarnya dan menyebabkan korban, seperti disampaikan aktivis.
"Banyak orang yang terkena ledakan ketika berada di apartemen mereka. Upaya penyelamatan terhambat karena aliran listrik terhenti setelah ledakan terjadi," kata aktivis Abu Hamza al-Shami kepada kantor berita Reuters.
Perang udara

Kekerasan yang terjadi menyebabkan jumlah pengungsi Suriah meningkat.
Sementara itu, kerusuhan, penembakan, ledakan dan serangan udara dilaporkan terjadi disejumlah tempat di Suriah pada Selasa (6/11).
SOHR menyebutkan tujuh orang tewas oleh serangan udara yang dilakukan oleh pasukan pemerintah di wilayah Houla di provinsi Homs, dan delapan orang tewas setelah pasukan tentara menyerang Saraqeb di provinsi Idlib.
Tujuh warga sipil tewas ketika serangan udara terjadi di Kafarbatna, wilayah pinggiran Damaskus.
SOHR merupakan organisasi yang menonjol dalam mendokumentasi dan melaporkan kasus kekerasan dan kerusakan dalam konflik Suriah. Kelompok itu mengatakan laporan yang disampaikan tidak memihak, meski sulit untuk diverfikasi.
Laporan kantor berita Sana menyebutkan bahwa Mohammed Osama Lahm, saudara dari juru bicara Majelis Rakyar, tewas dalam penembakan yang terjadi di distrik Midan di Damaskus.
Pekan ini, Dewan Nasional Oposisi Suriah SNC mempertimbangkan proposal yang didukung oleh AS untuk membentuk kelompok pimpinan dengan 50 anggota, yang mewakili seluruh faksi besar di pihak oposisi dan termasuk komando militer dan dewan lokal.
SNC telah dituduh pecah, dan terlalu banyak yang berlokasi di tempat pengasingan dan segan atau tidak dapat menarik dukungan dari kelompok minoritas di dalam Suriah.
Langkah itu akan merangkul kelompok minoritas dalam jajaran pimpinan, tetapi sejumlah tokoh oposisi masih bersikap skeptis bahwa upaya itu akan berhasil.






