Kuburan berusia 3.000 tahun digali di Peru, berisi kerangka dengan posisi yang 'sangat ganjil'

Sumber gambar, Reuters
- Penulis, Robert Plummer
- Peranan, BBC News
Sebuah makam yang telah terkubur selama 3000 tahun ditemukan dalam penggalian arkeologi di Peru utara, kata pihak berwenang.
Penghuni makam itu dijuluki Pendeta Pacopampa oleh para arkeolog, berdasarkan daerah dataran tinggi tempat ia ditemukan.
Para peneliti menggali enam lapisan abu bercampur tanah hitam untuk menemukan kerangkanya, yang disertai dengan dua segel dan persembahan suci lainnya.
Mereka mengatakan temuan tersebut sangat penting.

Sumber gambar, Reuters
Segel menunjukkan adanya cat tubuh ritual kuno yang digunakan pada orang-orang dengan status elite, kata kementerian kebudayaan Peru dalam sebuah pernyataan.
- Perang Aceh- Jejak sejarah pada monumen yang terbengkalai, ‘bukti fisik tertua’ invasi Belanda di Serambi Mekah?
- Eropa pernah 'kosong' ditinggalkan manusia purba selama 200.000 tahun akibat penurunan suhu 5 derajat Celcius
- Belanda telah mengembalikan ratusan benda bersejarah Indonesia, termasuk 'harta karun asal Lombok', yang dijarah pada masa pe
Pemimpin proyek Yuji Seki mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa besarnya ukuran makam, dengan diameter hampir 2 meter dan kedalaman 1 meter, "sangat ganjil," begitu pula posisi tubuh berbaring telungkup dengan setengah dari tubuhnya tegak sementara kakinya disilangkan.
"Saya pikir ini adalah pemimpin pada masanya," imbuhnya.

Sumber gambar, Reuters
"Temuan ini sangat penting karena dia adalah salah satu pendeta pertama yang mulai memimpin kuil-kuil di kawasan Andes utara di negara itu," kata Seki kepada kantor berita AFP.
Situs Pacopampa, yang terletak 2.500 meter di atas permukaan laut, mencakup sembilan bangunan upacara monumental dari batu yang diukir dan dipoles.
Mereka diperkirakan berasal dari sekitar 700 hingga 600 tahun SM.
Penggalian ini merupakan kolaborasi yang melibatkan para arkeolog dari Museum Nasional Etnologi di Jepang dan dari Universitas Nasional San Marcos Peru.









