Mengapa nama badai dan siklon tropis berbeda - hurricane dan typhoon?

Topan Mangkhut melanda Filipina.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Seorang kakek di Luzon, Filipina, saat topan melanda.
Waktu membaca: 3 menit

Topan Mangkhut yang melanda Luzon, Filipina, menyebabkan lebih dari 60 orang meninggal dunia dan paling tidak empat orang di Cina.

Sementara badai atau hurricane Florence di North dan South Carolina, Amerika Serikat menyebabkan paling tidak 15 orang meninggal dan lebih dari 400 diungsikan.

Di kota Wilmington, AS, dengan penduduk sekitar 120.000 orang, sekitar 400 orang harus diungsikan dan sebagian besar kota tanpa listrik.

Mengapa badai Florence di Amerika Serikat disebut hurricane dan angin puyuh yang melanda Filipina disebut typhoon?

Semuanya disebut badai tropis

Topan Mangkhut menyebabkan gelombang besar.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Topan Mangkhut menyebabkan gelombang besar.

Nama generiknya adalah badai tropis atau siklon tropis, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Tetapi mengapa yang satu disebut hurricane dan yang satu typhoon?

Hurricane atau badai adalah sebutan bagi siklon tropis di Samudra Pasifik Selatan, Timur Laut dan Samudra Atlantik utara. Kecepatan angin maksimum lebih dari 119 kilometer per jam, menurut BMKG dalam situsnya.

Sementara typhoon atau topan adalah hurricane yang terjadi di Samudra Pasifik Barat laut.

Kapan disebut hurricane, typhoon dan cyclone (siklon)?

Badai Florence di North Carolina, Amerika Serikat.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Badai Florence di North Carolina, Amerika Serikat.

Siklon tropis adalah istilah generik yang digunakan pakar meteorologi.

Siklon berarti angin yang berputar disertai hujan dan petir di perairan subtropis, menurut badan di Amerika Serikat, National Oceanic and Atmospheric Administration.

"Begitu siklon tropis mencapai kecepatan angin 119 kilometer per jam atau lebih kencang, badai ini diklasifikasikan sebagai hurricane, typhoon atau siklon tropis, tergantung dari mana badai berasal.

Hurricanes dikategorikan dengan kekuatan 1 sampai 5 berdasarkan kecepatan angin.

Kapan terjadi?

Topan Mangkhut melanda Filipina.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Topan juga menyebabkan banjir di kawasan luar kota ibu kota Manila.

Musim hurricane di Samudra Atlantik adalah antara tanggal 1 Juni sampai 30 November.

Lebih dari 95% siklon tropis terjadi pada periode ini dan melanda kawasan sekitarnya.

Typhoon atau topan di kawasan Pasifik Barat Daya biasanya terjadi antara Mei sampai Oktober, walaupun topan ini dapat terjadi sepanjang tahun.

Sementara di kawasan Pasifik Selatan, musim siklon terjadi antara November dan April.

Penamaan topan yang tak menyinggung sentimen agama

Topan Mangkhut melanda Filipina.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Topan merusak gedung-gedung di Luzon.

Badan Meteorologi Dunia, WMO, menetapkan nama siklon tropis di seluruh dunia.

Nama-nama Typhoon Haiyan atau Hurricane Katrina yang banyak menimbulkan korban sudah tak digunakan lagi dan diganti.

Negara-negara di kawasan yang sering dilanda hurricane, typhoon mengirimkan usulan nama ke badan dunia ini.

Hentikan X pesan
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan

"Delapan negara di kawasan kami, yang mencakup Teluk Benggala dan Laut Arab, mengirim daftar ke WMO pada awal tahun 2000-an," kata ilmuwan senior badan meteorologi India kepada BBC.

"Sekitar 50% nama siklon sudah cukup lama."

"Perjanjian antara negara-negara di kawasan kami adalah untuk memastikan bahwa nama-nama itu tak menyinggung sentimen agama di negara-negara kami."

Topan Mangkhut merupakan salah satu topan terkuat yang pernah melanda Filipina dalam puluhan tahun terakhir.

Topan ini melanda pesisir Cina di dekat kota Jiangmen Minggu (16/09).

Lebih dari 2,5 juta orang mengungsi di Guangdong dan pulau Hainan.

Ilmu di balik badai

Topan Mangkhut melanda Filipina.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Topan Mangkhut bergerak ke arah Cina dan melemah.

Udara menguap saat terkena panas air laut. Saat udara mulai mendingin, udara terdorong oleh udara hangat di bawahnya.

Gerakan memutar ini menyebabkan angin dengan kecepatan bisa mencapai lebih dari 119 kilometer per jam.

Bila terjadi di luat, badai tropis dapat menyebabkan ombak besar.

Dan ombak besar ini dapat menyebabkan banjir, termasuk di kota-kota.

Bila melanda daratan, angin dengan kecepatan tinggi dapat menyebabkan kerusakan besar, meratakan rumah, merobohkan pohon dan membalikkan mobil-mobil.

Seorang anak Filipina menggendong adiknya menjelang topan Mangkhut.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Typhoon Mangkhut mulai melanda Filipina pada 14 September.

Para ilmuwan mengatakan suhu lautan meningkat dan dapat menyebabkan semakin kuatnya hurricane yang terjadi di masa depan.

Ilmuwan juga mengatakan atmosfir yang lebih panas dapat menyimpan lebih banyak air sehingga badai yang terjadi dapat menumpahkan curah hujan lebih banyak di kawasan yang dilanda.