Warga dunia rayakan Tahun Baru 2017

Dari Jakarta di Indonesia hingga Moskow di Rusia, jutaan warga dunia berkumpul untuk menyampaikan perpisahan pada 2016 sekaligus menyambut 2017.

Pada malam pergantian tahun, sejumlah kota di dunia mengerahkan aparat keamanan untuk menjaga tempat-tempat keramaian mengingat pada 2016 ada berbagai modus penyerangan yang mengincar area publik, seperti truk yang menabrak kerumunan di Berlin, Jerman, dan Nice, Prancis.

Di Paris, Madrid, dan New York, beton penghalan dan kendaraan berat ditempatkan untuk mengelilingi taman atau lapangan tempat warga merayakan malam Tahun Baru.

Di Istanbul, Turki, , beberapa jam setelah malam Tahun Baru 2017.

Ibu kota Rusia, Moskow, termasuk salah satu kota di dunia yang paling akhir menyambut 2017, satu jam setelah mercon dinyalakan di gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, di Dubai.

Negara-negara di Samudera Pasifik, seperti Samoa, Tonga, dan Kiribati adalah yang pertama menyambut 2017, yaitu pada pukul 10.00 GMT disusul satu jam kemudian oleh Auckland di Selandia Baru.

Seperti sudah menjadi tradisi, perayaan Tahun Baru dilengkapi dengan kembang api. Di Pelabuhan Sydney, Australia, kembang api seberat tujuh ton dinyalakan dua kali dan disaksikan 1,5 juta orang.