Pengakuan ibu Sean 'Diddy' Combs soal tuduhan kekerasan seksual

Sean Combs mencium pipi ibunya Janice di karpet merah MTV Awards 2023.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Sean Combs dan ibunya Janice menghadiri MTV Awards 2023.
    • Penulis, Mark Savage
    • Peranan, Koresponden Musik
  • Waktu membaca: 4 menit

Ibu Sean 'Diddy' Combs mengaku "hancur dan sangat sedih" atas tuduhan yang ditujukan kepada putranya. Dia menyebut semua tuduhan itu adalah "kebohongan".

Musisi yang terkenal dengan lagu-lagu hit seperti I'll Be Missing You pada tahun 1997 itu ditangkap atas tuduhan perdagangan seks dan pemerasan.

Dia saat ini ditahan di pusat penahanan Manhattan, usai jaminan penangguhan penahanannya ditolak.

Dalam sebuah pernyataan, Janice Small Combs membela putranya.

Dia mengatakan bahwa meskipun putranya "telah membuat kesalahan di masa lalu, seperti yang kita semua lakukan", Diddy "bukanlah monster yang mereka gambarkan".

"Sungguh memilukan melihat putra saya dihakimi bukan karena kebenaran, tetapi karena narasi yang dibuat dari kebohongan," tulisnya.

Pernyataan itu merupakan keterangan dari Janice dan keluarga Diddy, yang dirilis oleh pengacaranya, Natlie G Figgers.

Sikap dari keluarga itu muncul lima hari usai terungkap bahwa Diddy dapat menghadapi tuntutan hukum lebih dari 100 kasus tambahan, baik dari penggugat pria maupun perempuan.

Diddy dituduh melakukan penyerangan seksual, pemerkosaan, hingga eksploitasi seksual.

Pengacara sang bintang telah membantah semua tuduhan itu dan juga tuduhan sebelumnya, dan menyebutnya sebagai "palsu dan pencemaran nama baik".

Diddy telah menghadapi sejumlah kasus sejak tahun lalu, ketika mantan pasangannya, Cassie Ventura, menuduhnya melakukan pemerkosaan dan pelecehan.

Keterangan video, Kronologi kasus rapper P Diddy: Kekerasan, pelecehan seksual, pemerkosaan, hingga narkoba
Lewati Whatsapp dan lanjutkan membaca
Akun resmi kami di WhatsApp

Liputan mendalam BBC News Indonesia langsung di WhatsApp Anda.

Klik di sini

Akhir dari Whatsapp

Diddy membantah tuduhan Cassie, dan kasus itu diselesaikan di luar pengadilan sehari setelah diajukan.

Namun, rapper itu kemudian dituntut oleh 12 perempuan lainnya, banyak di antaranya menuduh Diddy membius dan menyerang mereka.

Agen federal AS menggerebek rumah Diddy pada Maret lalu saat pihak berwenang menyusun kasus pidana terhadap sang bintang.

Kemudian pada Mei, sebuah video bocor ke pers yang menunjukkan Diddy secara fisik menyerang Cassie di sebuah kamar hotel pada 2016.

Dalam pernyataan yang merujuk ke video itu, Janice mengatakan "tidak ada di sini yang menggambarkan anak saya sebagai orang sempurna karena memang tidak demikian".

"Anak saya mungkin tidak sepenuhnya jujur ​​tentang hal-hal tertentu, seperti menyangkal bahwa ia pernah melakukan kekerasan terhadap mantan pacarnya, padahal [kamera] pengawasan hotel menunjukkan sebaliknya," katanya.

"Terkadang, kebenaran dan kebohongan menjadi begitu dekat kaitannya sehingga menjadi menakutkan untuk mengakui satu bagian dari cerita, terutama ketika kebenaran itu berada di luar norma atau terlalu rumit untuk dipercaya."

"Itulah sebabnya saya yakin tim hukum anak saya memilih untuk menyelesaikan gugatan mantan pacarnya, alih-alih menentangnya sampai akhir, yang mengakibatkan efek berantai karena pemerintah federal menggunakan keputusan ini untuk melawan anak saya dengan menafsirkannya sebagai pengakuan bersalah."

Sebelumnya, Diddy telah meminta maaf atas insiden yang terekam dalam film, dengan mengatakan: "Saya bertanggung jawab penuh atas tindakan saya dalam video itu. Saya merasa jijik saat melakukannya. Sekarang saya merasa jijik."

Menutup pernyataannya, Janice Small Combs berpendapat bahwa satu kebohongan tidak membuatnya bersalah atas semua "tuduhan yang memuakkan dan gugatan berat yang dilayangkan kepadanya".

"Sungguh menyakitkan melihat dunia berbalik melawan anak saya begitu cepat dan mudah karena kebohongan dan kesalahpahaman, tanpa pernah mendengar pendapatnya atau memberinya kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya," katanya, seraya menambahkan bahwa ia yakin beberapa pelapor Diddy termotivasi oleh uang.

P Diddy akan kembali dibawa ke meja pengadilan.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, P Diddy akan kembali dibawa ke meja pengadilan.

Diddy akan diadili pada Rabu, 9 Oktober 2024. Kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan agar ia dibebaskan dengan jaminan.

Sebelumnya upaya pembebasan Diddy melalui jaminan ditolak oleh pengadilan, setelah jaksa berpendapat bahwa penyanyi itu berpotesi menimbulkan "resiko signifikan" terhadap persidangan yang akan datang.

Jaksa memberi tahu hakim New York bahwa Diddy telah "berusaha menghalangi penyelidikan pemerintah atas kasus ini, berulang kali menghubungi korban dan saksi, serta memberi narasi palsu tentang kejadian tersebut".