BBCIndonesia.com
  • Bantuan
Diperbaharui pada: 14 Maret, 2006 - Published 10:38 GMT
Email kepada temanVersi cetak
Israel tangkap militan di Jericho
Pasukan Israel dan tahanan Palestina
Pasukan Israel mengumpulkan tahanan dan penjaga penjara
Pasukan Israel menangkap seorang militan Palestina setelah menyerbu penjara di kota Jericho, Tepi Barat, tempat dia ditahan.

Ahmed Saadat ditahan setelah dia dan beberapa militan lainnya menyerahkan diri ke tangan pasukan Israel.

Saadat dituduh membunuh menteri pariwisata Israel pada tahun 2001.

Serbuan pasukan Israel di penjara Jericho itu memicu aksi kekerasan dan bentrokan.

Puluhan polisi Palestina terlihat berjalan keluar dari penjara Jericho dengan tangan di udara.

Ratusan warga Palestina menggelar unjukrasa di kota Gaza untuk menentang operasi Israel itu. Sedikitnya tujuh orang pekerja Barat diculik oleh sekelompok orang Palestina bersenjata.

Di tempat lain, sekelompok orang bersenjata menyerang kompleks kantor Uni Eropa dan membakar kantor-kantor British Council di kota itu.

'Kesalahan Inggris dan AS'

Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas mengecam serangan-serangan itu dan mengatakan Inggris dan Amerika Serikat bertanggungjawab atas insiden tersebut.

Peta

Abbas mengatakan penarikan pasukan Inggris dan Amerika yang menjaga penjara telah melanggar kesepakatan yang dicapai dengan Palestina.

Pasukan Inggris dilaporkan ditarik dari pos penjagaan di penjara Palestina karena alasan keamanan.

Menteri Luar Negeri Inggris, Jack Straw, mengatakan Otorita Palestina selama ini mengabaikan permintaan Inggris agar keamanan pasukan mereka dijamin.

Kerusuhan terjadi setelah tentara Israel menyerbu penjara Jericho untuk menuntut pihak penjara menyerahkan pemimpin militan yang ditahan di sana karena bertanggungjawab atas pembunuhan seorang menteri kabinet pada tahun 2001.

Serbuan Israel

Salah seorang tahanan di penjara Jericho dilaporkan mengatakan kepada seorang anggota parlemen Palestina dalam pembicaraan telepon bahwa seluruh dari enam tahanan itu berada di dalam sel mereka sewaktu pasukan Israel masuk ke kompleks penjara itu.

Ahmed Saadat, pemimpin Front Popular bagi Pembebasan Palestina
Saadat dipenjara karena pembunuhan menteri pariwisata Israel

Pasukan Israel memanggil nama para tahanan dan memerintahkan mereka untuk keluar, kata anggota parlemen itu.

Ahmed Saadat ditahan berkaitan dengan pembunuhan Menteri Pariwisata Israel, Rehavam Zeevi, pada tahun 2001, serangan yang dilakukan sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin Front Popular bagi Pembebasan Palestina sebelumnya oleh Israel.

Sejumlah laporan mengatakan 50 kendaraan jip dan tiga tank masuk ke kota Jericho di saat dua helikopter mengitari daerah itu di udara.

Militer Israel kemudian menggunakan buldoser lapis baja untuk menerobos penjara.

Berita utama saat ini
Email kepada temanVersi cetak
Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
BBC Copyright Logo^^ Kembali ke atas
Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
Bantuan | Privacy