|
Ancaman dan solusi bagi Amazon? | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Arti penting kawasan Amazon bagi masa depan dunia dan ancaman yang mengintainya dianggap sering terlepas dari perhatian publik. Seperti apa sebenarnya kawasan Amazon itu? Berlawanan dengan yang dikira oleh banyak orang, Amazonia bukanlah permukaan hijau besar yang tidak berpenduduk.
Lebih dari 30 juta, yang dua pertiganya adalah warga Brasil, hidup di kawasan Amazon. Lebih dari setengah dari mereka tinggal di daerah perkotaan Kawasan tersebut mencakup 40% Amerika Selatan dan meliputi wilayah sembilan negara. Mayoritas penduduk Amazonia memperoleh penghidupan dari hutan. Mereka sering dipersalahkan atas penggundulan hutan kawasan, tapi banyak dari mereka mengandalkan hutan sebagai sumber nafkah dan melepaskan diri dari kemiskinan. Lembaga pedesaan, kelompok komunitas dan LSM sangat aktif untuk membantu menemukan solusi atas kebutuhan lapangan kerja, pendapatan dan kondisi hidup yang layak warga setempat. Produksi kedelai, budidaya ternak dan pembalakan merupakan kegiatan ekonomi yang sangat penting dilahan hutan yang dibuka. Aktivis ekonomi semacam itu menyediakan lapangan kerja dan pemasukan bagi warga setempat dan perekonomian Brasil, yang merupakan ekonomi terbesar kesembilan di dunia. Brasil memiliki populasi hewan ternak terbanyak di dunia. Selain itu, negara ini juga eksporter kedelai dan daging sapi terbesar dunia. Banyak pengamat sepakat bahwa tantangan utama adalah cara mengembangkan kawasan Amazon secara ekonomis tanpa merusaknya. Ada konsensus yang semakin kuat di kalangan para pakar Amazon bahwa semua sektor masyarakat Amazon, termasuk sektor swasta, harus memainkan peran penting dalam solusi apa pun untuk melestarikan hutan dengan cara menawarkan paduan manfaat dan insentif yang tepat. Mengapa Amazon begitu penting bagi dunia? Ada tiga alasan utama. Pertama, Amazon memainkan peran sangat penting dalam siklus karbon dunia yang membentuk iklim dunia. Kedua, banyak ilmuwan menyatakan, di masa datang, kawasan ini bisa menjadi titik tumpu yang akan mengantar suhu bumi menjadi lebih panas. Dan, ketiga, Amazon mengandung keragaman hayati yang kaya dengan menyimpan sekitar seperempat dari keseluruhan spesies darat Bumi di dalamnya. Seberapa cepat laju deforestasi Amazon? Sekitar 80% deforestasi yang terjadi belakangan ini berlangsung di Brasil. Pada tahun 2001, hutan Amazon mencakup luasan lebih dari 5 juta kilometer per segi, atau sekitar 87% luasannya semula.
Harapan mengembang tahun lalu ketika pemerintah Brasil mengumumkan bahwa terjadi penurunan deforestasi sebesar 30% mulai pertengahan 2006 hingga pertengahan 2007. Ini tahun ketiga penurunan dilaporkan terjadi. Pada tahun 1990-an, penggundulan hutan mencapai rata-rata sekitar 20.000km per segi dan melambat menjadi 10.900km per segi. Namun, pada awal 2008, data dari Lembaga Nasional Brasil untuk Riset Ruang Angkasa memperlihatkan kenaikan besar dalam lima bulan terakhir 2007. Angka-angka awal mengindikasikan lebih dari 3.000km per segi rusak, namun angka itu mungkin berlipat dua kali menjadi 7.000km per segi begi foto-foto satelit dengan resolusi lebih tinggi telah dianalisis. Kalangan LSM dan ilmuwan lingkungan mengatakan, penurunan deforestasi selama tiga tahun dan kenaikan dalam paruh kedua 2007 sebagian besar ditimbulkan oleh fluktuasi harga kedelai dan daging sapi di pasar nasional dan internasional. Tiga negara bagian Brasil yang memiliki laju deforestasi tertinggi adalah Mato Grosso, Para dan Rondonia. Di luar Brasil, Ekuador memilki laju tertinggi. Dalam tahun-tahun terakhir, negara tersebut kehilangan sekitar 3.000km per segi setiap tahun, utamanya akibat eksplorasi minyak, pembalakan dan pembangunan jalan. Apa pendorong utama deforestasi di Brasil? Peternakan selama ini menjadi penyebab utama deforestasi, dan mencakup sekitar 70% dari keseluruhan hutan yang hilang.
Produksi kedelai dan pembalakan liar menjadi penyebab utama lain. Praktik bertani tebang dan bakar yang biasa diterapkan pemilik lahan kecil juga menjadi faktor penting. Kawasan Amazon Brasil kini memiliki sekitar 55 juta ekor ternak. Tahun 1990, jumlah itu kurang dari 30 juta ekor. Budidaya kedelai berlipat lima dari 1,2 juta hektar pada 1985 menjadi 6 juta hektar tahun lalu. Pendorong utama ekspor kedelai dan daging sapi Brasil adalah permintaan yang meningkat dari negara-negara Asia yang perekonomiannya berkembang pesat, khususnya Cina. Banyak peneliti berpendapat penentu utama laju deforestasi adalah naik turunnya harga kedua komoditas di pasar internasional dan nilai mata uang Brasil, real. Pembangunan jalan melintasi kawasan tersebut juga dipersalahkan, sebab jalur itu membuka akses ke lahan murah yang menarik kedatangan migran baru ke kawasan yang sedang dibuka. Pembangunan sebuah bendungan pembangkit listrik tenaga air, seperti yang direncanakan untuk Sungai Madeira di dekat perbatasan Bolivia, juga mempergencar tekanan. Apakah bahan bakar bio (biofuel) juga menjadi faktor penting? Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyatakan tidak.
Brazil adalah produsen terkemuka ethanol dari tebu. Presiden Lula menyatakan, bahan itu merupakan alternatif yang dikehendaki untuk menggantikan bahan bakar fosil. Pemerintahan Lula menekankan kebanyakan tebu tidak ditanam di kawasan Amazon. Namun, para pengecamnya mengatakan, dampak tak langsung kenaikan produksi gula adalah berpindahnya peternakan ke daerah-daerah di Amazon dan akibatnya memperburuk deforestasi. Argumen serupa diajukan oleh para pengecam subsidi besar yang disediakan pemerintah Amerika untuk menggalakkan produksi jagung untuk ethanol. Kebijakan itu diyakini memicu reaksi berantai. Yaitu, para petani AS beralih ke jagung, yang menyebabkan semakin petani Brasil memperbesar produksi kedelai. Para petani di Brasil melakukannya dengan membuka lahan hutan atau membeli lahan peternakan yang luas untuk menanam kedelai. Berikutnya, semakin banyak peternak merambah semakin dalam memasuki pinggiran Amazon, yang dikenal sebagai "busur deforestasi", khususnya di pinggiran selatan dan timur. Apa langkah yang ditempuh pemerintah Brasil untuk menangani deforestasi? Brasil memiliki teknologi satelit canggih yang dipandang sebagai yang terbaik di dunia untuk melacak deforestasi.
Dengan memanfaatkan sistem piranti lunak PRODES dan DETER, para pejabat bisa dengan cepat melihat di layar komputer mereka bagaimana pohon ditebang, dan kemudian mengirimkan tim ke lapangan untuk menahan pelaku. Namun, para pengecam mengatakan, masalah korupsi, anarki dan sumber daya yang terbatas mengancam efektivitas informasi terperinci yang disediakan teknologi satelit. Sekitar 40% Amazonia yang masuk wilayah Brasil disisihkan untuk kawasan konservasi, termasuk taman nasional dan suaka warga asli. Brasil juga memiliki UU lingkungan yang ketat. Misalnya, pemilik lahan biasa hanya diperkenankan menebangi pepohonan hutan kurang dari 20 persen dari luasan lahan miliknya. Tapi, menegakkan hukum di kawasan luas itu tidak mudah. Bulan Desember, pemerintah mengumumkan paket langkah untuk mengantisipasi meningkatknya deforestasi. Ketentuan itu termasuk denda untuk petani atau peternak di lahan hutan yang digunduli, dan kehadiran polisi federal Apa solusi jangka panjang yang diajukan untuk menghentikan deforestasi? "Bali Roadmap" yang dijabarkan dalam pertemuan PBB di Bali bulan Desember untuk periode pasca-Protokol Kyoto 2012 mencakup rencana memberikan imbalan kepada negara pemilik hutan hujan karena Mengurangi Emisi dari Deforestasi dan Degradasi (REDD).
Ada beberapa proyek tengah dikembangkan di kawasan untuk mencoba memanfaatkan kekayaan hutan dengan cara sustainable (berkesimbungan). Banyak proyek skala kecil telah diujicoba untuk memberikan imbalan kepada warga lokal yang tidak menggunduli hutan, atau mengambil kekayaan hutan dengan cara yang berkesinambungan. Selain itu, ada prakarsa yang dirintis Greenpeace tahun 2006 bersama MCDonalds dan sejumlah perusahaan ritel Amerika dan beberapa produsen kedelai utama Brazil. Mereka menyepakati moratorium dua tahun untuk tidak membeli kedelai dari lahan baru yang dibuka dari penggundulan hutan. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||