Raja Bhumibol: Perjalanan hidup dalam foto

Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, raja terlama di dunia, meninggal dunia hari Kamis 13 Oktober setelah sakit dalam waktu setahun terakhir.

Bhumibol Adulyadej dan Ananda Mahidol

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Raja Bhumibol Adulyadej (kiri) naik tahta pada tanggal 9 Juni 1946 sesudah kakaknya, King Ananda Mahidol (kanan), meninggal dalam insiden penembakan di Istana Kerajaan di Bangkok. Mereka terlihat bersama di foto tahun 1935 ini ketika bersekolah di Lausanne, Swiss.
Bhumibol Adulyadej dan Sirikit

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Raja Bhumibol Adulyadej lahir di Cambridge, Massachusetts, AS, ketika ayahnya belajar di sana. Ia kemudian menempuh pendidikan di Swiss. Ia bertemu dengan istrinya Ratu Sirikit ketika di Eropa.
Keluarga Kerajaan

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Pasangan ini memiliki empat anak, dan di gambar tahun 1955 ini mereka bersama Pangeran Vajiralongkorn dan Putri Ubol Ratana. Status monarki mengalami penurunan sejak penghapusan monarki absolut di tahun 1932, diiringi dengan pengunduran diri Raja Prajadhipok, paman Raja Bhumibol, pada tahun 1935.
Bhumibol Adulyadej dan Eisenhower

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Raja Bhumibol membangun kembali monarki melalui rangkaian tur di berbagai provinsi dan beberapa proyek kerajaan yang mengukuhkan kepeduliannya pada pembangunan pertanian. Ia juga kerap terlihat bersama pemimpin dunia misalnya dengan Presiden Amerika Serikat Dwight Eisenhower dalam kunjungan kenegaraan di Washington.
Bhumibol Adulyadej dan Ratu Elisabeth

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Dan di sini ia bersama Ratu Elisabeth di London pada tahun 1960.
Bhumibol Adulyadej dan Ratu Elisabeth

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Pada tahun 1972 Ratu Elisabeth membalas kunjungan sang raja dan berkeliling Thailand dalam kunjungan kenegaraan selama lima hari.
Bhumibol Adulyade

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Campur tangan Raja Bhumibol dalam kehidupan politik Thailand pertama kali terjadi pada tahun 1973, ketika para demonstran prodemokrasi ditembak oleh tentara dan ia membiarkan mereka beristirahat di istana. Langkah ini membuat pemerintahan yang dipimpin Jendral Thanom Kittikachorn ketika itu, jatuh.
Bhumibol dan Prem Tinsulanond

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Pada tahun 1981, Raja Bhumibol menghadapi sekelompok perwira militer yang melakukan kudeta terhadap Perdana Menteri dan teman dekat raja ketika itu Jenderal Prem Tinsulanond (kiri). Pasukan yang setia kepada raja kemudian mengambil alih Bangkok.
Bhumibol Saxophone

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Raja Bhumibol menikmati berbagai kegiatan termasuk fotografi, bermain dan menciptakan lagu untuk alat musik saksofon, melukis dan menulis. Ia terlihat di sini (kanan) bermain bersama anaknya, Putra Mahkota Vajiralongkorn (kiri), dan musikus Thailand lain. Ia juga bermain bersama para legenda musik jazz seperti Benny Goodman, Stan Getz, Lionel Hampton dan Benny Carter.
Golden Jubilee

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Selama krisis yang melanda pemerintahan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra di tahun 2006, Raja beberapa kali diminta untuk campur tangan tetapi ia bersikeras bahwa hal itu tak pantas . Tahun itu juga merupakan perayaan enam puluh tahun ia bertahta atau Golden Jubilee.
Perayaan ulang tahun

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Setahun kemudian pada tanggal 5 Desember 2007 Thailand merayakan hari ulang tahun Raja Bhumibol yang ke-80.
Bhumibol

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Raja Bhumibol Adulyadej dari Thailand adalah raja paling lama bertahta di dunia dan dianggap memiliki pengaruh menstabilkan negara yang telah melalui banyak kudeta militer, 17 konstitusi berbeda dan bahkan lebih banyak lagi perdana menteri.