Diberantas, perdagangan manusia masih terjadi
Menyusul gelombang pengungsi dan migran yang ditinggalkan di laut pada Mei 2015 oleh kelompok yang diduga sebagai sindikat perdagangan manusia, pihak berwenang Thailand dan maupun Malaysia mengaku telah meningkatkan upaya untuk memerangi perdagangan manusia.
Kendati demikian, beberapa orang dari kelompok minoritas etnik Rohingya, Myanmar, mengaku berhasil diselundupkan ke Malaysia melalui Thailand.
Mereka dipaksa membayar 6.000 ringgit atau sekitar Rp20 juta dan mendapat siksaan jika gagal melunasi biaya tersebut, sebagaimana dialami oleh Ismail.
Berikut laporan wartawan BBC Indonesia, Rohmatin Bonasir, yang baru-baru ini melakukan peliputan di Malaysia.