Ketika gajah-gajah di Bengkulu pergi ke dokter

Hari ini bukan hari biasa bagi para gajah di Pusat Pelatihan Gajah Seblat, Bengkulu, karena hari ini Dino, Ninda, dan Gara harus menemui dokter. Apa saja keluhan mereka? Wartawan BBC Indonesia Christine Franciska menceritakannya untuk Anda

Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Jumat (18/03) adalah pagi yang cerah. Nelson yang berusia 40 tahun mendapat giliran pertama untuk diperiksa oleh dokter. Tiga mahout (pawang) ini ikut menemani Nelson berjumpa dengan Dokter Yanti.
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Uh! Nelson susah digiring. Barokah, pawang senior yang punya 20 tahun pengalaman, sampai harus 'menyuapnya' dengan kacang untuk mau diperiksa dokter. Ayo Nelson, biar sehat!
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Setelah diperiksa, ternyata kuku di kaki kanan depan Nelson mengalami penebalan. Dokter Yanti mengatakan jika tak diatasi, kaki gajah bisa luka dan infeksi akibat pasir dan kerikil yang menyelip di sela-selanya.
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, "Hap, naik!" kata Barokah meminta Nelson mengangkat kaki kanannya. Barokah lalu membantu Dokter Yanti mengupas penebalan di kaki Nelson.
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Kaki Nelson kapalan, mungkin begitu istilahnya. Jadi, ada pisau khusus yang digunakan untuk mengirisnya. Lihat, Barokah tampak lihai merawat Nelson. (Foto: Haryo Wirawan)
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Setelah itu, giliran Gara yang diobati. "Dari mulut keluar cairan, mudah gemetar, badan lemas, dan kalau luka susah sembuh," kata Untung, pawang yang menemani Gara menemui Dokter Yanti.
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Gara lalu diberi suplemen penambah nafsu makan dan diberikan infus. Susah sekali memasukan jarum infus ke kuping Gara. "Gerak-gerak terus," kata Dokter Yanti.
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Terakhir, yang menjadi pasien adalah Ninda. "Infeksi di dalam telinganya, mungkin ada parasit atau kutu di sekitar lipatan-lipatan ini," kata Dokter.
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Di Pusat Pelatihan Gajah Seblat, hewan yang terancam punah ini biasanya rentan terhadap cacingan, masalah kuku, luka, dan penyakit mata. Untung tampak khawatir dengan gajah Gara. Cepat sembuh!
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Gajah adalah binatang sosial. Dia hidup berkelompok, terutama gajah betina. Sementara gajah jantan cenderung soliter. Ingat, tidak semua bisa mendekati gajah jinak.
Gajah Sumatra
Keterangan gambar, Setelah selesai menjalani perawatan, Barokah, Suwaji, dan gajah Nelson tak mau ketinggalan untuk berfoto bersama! Klik!