Dugong yang diikat di Morotai, Maluku Utara dilepaskan

Dua dugong yang dikurung oleh nelayan di Pulau Kokoya, Maluku Utara akhirnya dilepas ke alam liar setelah sekelompok penyelam menyebar video dugong itu di media sosial.

Wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska, berbicara dengan Galuh Riyadi, salah satu penyelam yang ikut melihat kondisinya.

"Ada dua dugong yang diletakkan di dua jaring yang berbeda, yang satu kecil tidak diikat, dan yang besar kira-kira dua meter lebih itu diikat buntutnya. Badannya luka-luka dan buntutnya pun hampir putus karena gesekan dari ikatannya itu," katanya.