Bagaimana komunitas adat Muara Tae menjaga hutan ?
Tiga komunitas adat di Indonesia mendapatkan penghargaan Equator dari Badan PBB Urusan Pembangunan UNDP, yaitu Forum Masyarakat Adat Dataran Tinggi Borneo, yang berada di perbatasan Indonesia/Malaysia, Kelompok Peduli Lingkungan Belitung, Komunitas Adat Muara Tae.
Penghargaan itu -diserahkan di Paris bersamaan dengan KTT Perubahan Iklim lalu- diberikan atas upaya mereka menjaga hutan.
Hutan adat Muara Tae ini termasuk satu darim sedikit yang masih tersisa di Kalimantan Timur, di tengah ekspansi perkebunan sawit dan pertambangan. Luasnya sekarang kurang dari 1.000 hektar.
Tetapi komunitas adat berupaya agar luas hutan adat mereka dapat ditingkatkan, dengan menghutankan kembali bekas lahan perkebunan.
Simak liputan Sri lestari dari Kutai Barat, Kalimantan Timur.