Sebuah 'perpustakaan raksasa' di Frankfurt

Pekan Raya Buku Frankfurt atau Frankfurt Book Fair mungkin bisa disamakan seperti sebuah perpustakaan raksasa, namun yang ramai dan bising.

Frankfurt Book Festival
Keterangan gambar, Pekan Raya Buku Frankfurt atau Frankfurt Book Fair mungkin bisa digambarkan sebagai sebuah perpustakaan raksasa dengan koleksi buku yang berasal dari seluruh dunia.
Temu penulis di FBF
Keterangan gambar, Salah satu bedanya dengan perpustakaan adalah suasanya yang hiruk pikuk, baik dengan acara temu penulis, diskusi, dan pertemuan-pertemuan bisnis.
Pekan Raua Buku Frankfut
Keterangan gambar, Pada hari penutupan Minggu 18 Oktober, yang dibuka untuk umum, para penerbit diizinkan menjual bukunya dengan harga eceran, bukan harga khusus lagi.
Pojok Asterix dan Obelix
Keterangan gambar, Pojok Asterix dan Obelix yang kosong pada hari biasa, mungkin akan ramai dikunjungi anak-anak yang libur sekolah.
Frankfurt Book Festival
Keterangan gambar, Karya penulis Indonesia, Laksmi Pamuncak, yang diterjemahkan ke bahasa Jerman oleh Alle Farben Rot, ikut dipajang penerbitnya.
Stan Nasional Indonesia
Keterangan gambar, Selain Paviliun Indonesia, yang menghadirkan buku Indonesia, ada juga Stan Nasional Indonesia di bagian internasional yang diramaikan sekitar 20 penerbit.
Penerbit Mizan
Keterangan gambar, Seorang warga tertarik dengan terbitan Mizan, salah satu penerbit di Stan Nasional Indonesia.
Stan Balai Pustaka
Keterangan gambar, Balai Pustaka juga hadir di Pekan Raya Buku Frankfurt dengan karya-karya klasik yang mereka terbitkan.