Menghadirkan Indonesia di Frankfurt

Paviliun Indonesia di Pekan Raya Buku Frankfurt bukan hanya menampilkan buku karya penulis Indonesia, juga makanan, tarian, dan rempah-rempah.

Pekan Raya Buku Frankfurt
Keterangan gambar, Paviliun Indonesia di Frankfurt Book Fair atau Pekan Raya Buku Frankfurt dirancang dengan konsep kenyamanan seperti di dalam sebuah ruang duduk dengan kursi-kursi di sejumlah pojok.
Pekan Raya Buku Frankfurt
Keterangan gambar, Ratusan buku karya penulis Indonesia dengan berbagai tema -mulai dari fiksi, fotografi, buku anak, dan perjalanan- dipajang untuk dibaca para pengunjung.
Pekan Raya Buku Frankfurt
Keterangan gambar, Dan para pengunjung yang tertarik bisa langsung membelinya.
Ahmad Tohari dan NH Dini
Keterangan gambar, Acara temu penulis juga digelar, seperti dengan Ahmad Tohari dan NH Dini, yang karya-karyanya sudah diterjamahkan ke dalam Bahasa Inggris..
Pekan Raya Buku Frankfurt
Keterangan gambar, Beberapa manuskrip kuno, seperti Gita Sinangsaya yang diperkirakan berasal dari tahun 1830-an- juga ikut dipamerkan.
Pekan Raya Buku Frankfurt
Keterangan gambar, Dan bukan hanya tentang buku, juga dipajang berbagai rempah-rempah yang bisa disentuh dan dihirup aromanya oleh para pengunjung.
Pekan Raya Buku Frankfurt
Keterangan gambar, Restoran khusus menu Indonesia dengan koki langsung dari tanah air menjadi salah satu unsur dalam menghadirkan Indonesia di Pekan Raya Buku Frankfurt.
Di sela-sela acara temu penulis, dihadirkan berbagai kesenian tradisional dari Indonesia, yang menjadi Tamu Kehormatan Frankfurt Book Festival 2015..
Keterangan gambar, Di sela-sela acara temu penulis, dihadirkan berbagai kesenian tradisional dari Indonesia, yang menjadi Tamu Kehormatan Frankfurt Book Festival 2015..
Pekan Raya Buku Frankfurt
Keterangan gambar, Cendera mata Indonesia melengkapi keramaian di Paviliun Indonesia yang bertema 17.000 Pulau-pulau Imajinasi.