Red Arrows di pameran dirgantara Inggris

Pameran dirgantara Inggris yang memasuki usia ke-30 tahun menampilkan pesawat Perang Dunia II, Spitfire, dan tim Red Arrows yang terkenal.

Royal International Air Tattoo
Keterangan gambar, Sekitar 100.000 orang menyaksikan pertunjukan dirgantara di Royal International Air Tattoo di Pangkalan Angkatan Udara Inggris, Fairford, di Inggris barat daya.
Sayap Spitfire
Keterangan gambar, Spitfire -dengan lambang lingkaran biru, putih, dan merah yang ikonik- dari masa Perang Dunia II, masih ikut terbang di pameran dirgantara Royal International Air Tattoo yang memasuki tahun ke-30.
Bendera Inggris
Keterangan gambar, Pameran tahun 2015, yang berakhir Minggu 19 Juli, juga dimaksudkan untuk merayakan 75 tahun Perang Inggris ketika pesawat-pesawat Jerman melancarkan serangan udara ke Inggris tahun 1940.
Red Arrows
Keterangan gambar, Tim aerobik dirgantara yang terkenal, Red Arrows, tampil bersama pesawat pembom Vulcan, yang digunakan Angkatan Udara Inggris dari 1956 hingga 1984.
Vulcan
Keterangan gambar, Vulcan merupakan pesawat dengan sayap delta terakhir buatan Inggris yang tidak akan mengudara lain setelah tahun 2015 ini.
Vulcan
Keterangan gambar, Melakukan penerbangan perdana tahun 1952, Vulcan memiliki beberapa versi pengembangan sebelum produksinya dihentikan.
Red Arrows
Keterangan gambar, Tim Red Arrows tampil dengan dukungan 120 awak di dalam pesawat dan di darat dalam Royal International Air Tattoo, yang tahun ini diikuti 232 pesawat dari 22 negara.