Rohingya menanti kesediaan negara lain

Makan, tidur, dan duduk-duduk menjadi rutinitas para pengungsi Rohigya dari Myanmar yang ditempatkan di beberapa penampungan di Medan untuk menunggu penempatan di negara ketiga.

Pengungsi Rohingya. Foto-foto : Rohmatin Bonasir.
Keterangan gambar, Beberapa pengungsi tampak mengobrol di Yayasan Pendidikan Anak Perkebunan I, Padang Bulan, Medan, Sumatra Utara. Gedung ini menjadi 'rumah' bagi para pengungsi dan pencari suaka, termasuk Rohingya dari Myanmar. Foto-foto: Rohmatin Bonasir.
Moh Khan
Keterangan gambar, Kamar keluarga Mohammad Khan dimultifungsikan sebagai tempat tidur, tempat bermain kelima anaknya dan sekaligus toko mini yang menyediakan jajanan dan rokok.
Dapur Khan
Keterangan gambar, Lorong di samping kamar difungsikan sebagai dapur. Istri Mohammad Khan hanya menanak nasi hari itu tanpa lauk.
Penampungan
Keterangan gambar, Setiap kepala keluarga dialokasikan satu kamar, berapa pun jumlah anggota keluarganya.
Shanshu
Keterangan gambar, Di sebuah penampungan pengungsi Rohingya di kawasan Pancur Batu, Medan, warga Rohingya ini menghabiskan waktu mengunyah sirih, sebuah kebiasaan bagi masyarakat Rohingya.
Warga Rohingya
Keterangan gambar, Hari Jumat adalah kesempatan bagi pengungsi Rohingya untuk keluar dari penampungan dan melakukan salat Jumat bersama penduduk.
Rohingya pulang jumatan
Keterangan gambar, Bagi yang tidak mempunyai sepeda motor, jalan kaki atau angkutan umum menjadi pilihan. Ongkos angkutan diambilkan dari santunan bulanan dari Lembaga Migrasi Internasional (IOM).
Shahed Deen
Keterangan gambar, Shahed Deen menunjukkan tiga surat petisi yang ditujukan kepada Badan Pengungsi PBB (UNHCR). Diteken ratusan pengungsi Rohingya di Medan, surat ini menanyakan kapan mereka akan diberangkatkan ke negara ketiga.