Nelayan Myanmar dipindahkan dari Benjina

Ratusan nelayan asing dari Myanmar yang diduga menjadi korban perbudakan yang dilakukan perusahaan perikanan di Maluku dipindahkan dari Benjina.

nelayan burma di Benjina
Keterangan gambar, Ratusan nelayan Myanmar diangkut dari Benjina, Kepulauan Aru, Maluku pada hari Jumat (03/04). Assoicated Press melaporkan dugaan perbudakan terjadi dalam industri perikanan dan melibatkan nelayan dari Thailand, Kamboja dan Laos.
nelayan burma di Benjina
Keterangan gambar, Nelayan dari Burma tiba di kantor di Benjina untuk melaporkan diri sebelum meninggalkan perusahaan perikanan itu.
nelayan burma di Benjina
Keterangan gambar, Para nelayan saling berpelukan dan tertawa saat mengetahui mereka dapat kembali ke negara mereka.
nelayan burma di Benjina
Keterangan gambar, Nelayan Myanmar yang siap dipulangkan dengan bantuan pemerintah Indonesia.
nelayan burma di Benjina
Keterangan gambar, Sejumlah nelayan dari Burma mengangkat tangan mereka saat ditanya siapa di antara mereka yang ingin pulang dan meninggalkan perusahaaan perikanan di kepulauan Aru itu.
penyeledik dari thailand
Keterangan gambar, Penyelidik dari Thailand menyelidiki kuburan nelayan asing yang berada di Kepulauan Aru.
penyelidik dari thailand
Keterangan gambar, Petugas dari Indonesia dan Thailand melakukan penyelidikan mengapa ribuan nelayan asing terdampar di pulau itu dan diduga dijadikan budak untuk melaut dan hasil tangkapan diekspor ke Amerika Serikat dan sejumlah negara lain.
nelayan burma di Benjina
Keterangan gambar, Para nelayan asing di Benjina menunggu kebarangkatan mereka dari kepulauaan Aru itu.