Legenda lempeng Tjipetir di Sukabumi

Mengintip pabrik pengolahan lempengan bertuliskan Tjipetir, yang tersapu hingga pantai Eropa, di Sukabumi, Jawa Barat.

Lempengan Tjipetir
Keterangan gambar, Pabrik yang terletak di wilayah Cipetir, Sukabumi, Jawa Barat ini menuai perhatian dalam beberapa minggu terakhir, setelah penemuan rangkaian lempengan bertuliskan "Tjipetir" di daerah pantai Eropa. (Foto-foto: Ani Mulyani)
Lempengan Tjipetir
Keterangan gambar, Pabrik yang selesai dibangun pada tahun 1921 ini, awalnya membuat lempengan karet yang dihasilkan dari daun gutta percha. Ini adalah kereta gantung yang dulu biasa digunakan untuk mengangkut daun gutta percha dari kebun menuju pabrik.
Lempengan Tjipetir
Keterangan gambar, Setelah diangkut, daun-daun gutta percha digiling dengan batu-batuan seberat 4 ton. Menurut Kepala Administratur Kebun Sukamaju, Budhi Herdiana, batu penggilingan ini sangat sulit dibawa dari pelabuhan. "(Harus) menggunakan pedati yang ditarik kuda dengan jarak 12 km," katanya.
Lempengan Tjipetir
Keterangan gambar, Sekarang, pabrik hanya beroperasi saat menerima pesanan. "Kalau tidak ada pesanan, karyawan akan dipekerjakan di kebun sawit, tapi kalau sedang mengolah pesanan ada 30 orang yang bekerja," kata Budhi Herdiana sambil menunjukkan hasil gilingan daun gutta percha.
Lempengan Tjipetir
Keterangan gambar, Pada abad ke-20 gutta percha digunakan sebagai insulasi kabel bawah laut. Belakangan digunakan juga untuk pelapis bola golf dan alat-alat medis seperti seperti organ tubuh buatan. Produk jadi akan dikemas dalam kotak yang dicap seperti ini.
Lempengan Tjipetir
Keterangan gambar, Lempengan bertuliskan Tjipetir (foto kiri dari Louise Mamet) banyak ditemukan di pesisir Eropa. Bagaimana lempengan ini sampai ke sana hingga kini masih menjadi misteri. Budhi Herdiana mengatakan lempengan Tjipetir tidak lagi sama seperti yang dulu. "Bentuknya bulat dan tidak ada lagi tulisan," katanya.
Lempengan Tjipetir
Keterangan gambar, Nama gutta percha diambil dari bahasa Latin Palaqium Oblongifolium ini merupakan tanaman langka yang tumbuh di sejumlah pulau Sumatra, Kalimantan dan Semenanjung Malaya. Namun hanya dikelola secara khusus di wilayah Cipetir, Sukabumi.
Lempengan Tjipetir
Keterangan gambar, Populasi tanaman gutta percha semakin berkurang karena perubahan kelembaban dan usia tanaman yang sudah tua. Peminat produk olahan gutta percha ini pun sudah berkurang.