Gembira dan kecewa warnai Skotlandia

Mayoritas penduduk Skotlandia memilih tetap bersatu dengan negara kesatuan Inggris Raya melalui referendum yang mengecewakan kubu pemisahan diri.

Warga di Glasgow
Keterangan gambar, Dua pendukung pemisahan diri Skotlandia dari Inggris Raya saling menghibur di Lapangan George, Glasgow, kota terbesar kedua di Skotlandia.
Pendukung kemerdekaan
Keterangan gambar, Para pendukung pemisahan diri menyatakan kecewa setelah hasil resmi referendum menunjukkan mayoritas penduduk Skotlandia tetap ingin bergabung dengan Inggris Raya.
Pendukung kemerdekaan
Keterangan gambar, Kesedihan juga dialami oleh seorang warga Glasgow. Di kota ini mayoritas warga memilih Yes untuk memisahkan diri dari Inggris Raya dalam referendum, Kamis (18/09).
Pendukung pemisahan diri
Keterangan gambar, Meskipun sudah kalah, seorang pendukung pemisahan diri Skotlandia tetap mengusung simbol Yes di jalan-jalan pada Jumat (19/09).
Penentang prokemerdekaan
Keterangan gambar, Luapan kegembiraan tampak di kubu NO yang menentang pemisahan diri Skotlandia. Sorak sorai terdengar begitu hasil akhir penghitungan suara diumumkan.
Kepala bagian penghitungan
Keterangan gambar, Kepala bagian penghitungan suara referendum Skotlandia Mary Pitcaithly mengumumkan hasil akhir. Kubu No memperoleh 2.001.926 suara, sedangkan 1.617.989 suara memilih Yes atau memisahkan diri.
PM David Cameron
Keterangan gambar, Perdana Menteri David Cameron menyatakan senang Inggris Raya tetap utuh dan janji penyerahan wewenang lebih besar ke Skotlandia akan ditepati. Sementara itu Menteri Besar Skotlandia Alex Salmond menyerukan persatuan.