Suku Uighur, kelompok Islam terbesar Cina

Sebagian dari kelompok minoritas Islam terbesar di Cina, Uighur, yang hidup di daerah Xinjiang, harus pindah ke daerah lain seperti Thailand.

uighur
Keterangan gambar, Warga Uighur dari daerah Xinjiang, Cina, di tempat penampungan sementara setelah ditahan di Hat yai, dekat perbatasan Thailand-Malaysia. Kelompok minoritas Islam ini melarikan diri karena merasa didiskriminasikan. Amnesty International menyatakan ribuan anggota masyarakat Uighur ditahan atau dipenjarakan karena diduga separatis, teroris, atau ekstremis keagamaan.
uighur
Keterangan gambar, Anak suku Uighur duduk di sebuah kursi rusak di Urumqi, Xinjiang, Cina barat laut. Dalam laporan Amnesty International 2004 disebutkan pemakaian bahasa Uighur dibatasi dan sejumlah publikasi atau bahan bacaan dalam bahasa Uighur dilarang.
uighur
Keterangan gambar, Suku Uighur sedang salat Jumat di luar sebuah mesjid di Urumqi. Selama bertahun-tahun, pemerintah Cina menuduh kelompok separatis dari etnis ini sebagai dalang dari sejumlah serangan mematikan di kawasan Xinjiang.
uighur
Keterangan gambar, Wanita Uighur berdiri di jalan menunggu bus di Urumqi. Ratusan pekerja migran dari berbagai tempat Cina mendatangi stasiun kereta untuk mendapatkan pekerjaan.
uighur
Keterangan gambar, Penduduk setempat memilih penutup kepala pada sebuah toko di Urumqi. Diskriminasi pekerjaan dan perubahan demografis memicu ketidakpuasaan yang menyebabkan serangan terhadap kelompok Cina Han.
uighur
Keterangan gambar, Pekerja migran berjalan di luar stasiun kereta di Urumqi, Xinjiang.
uighur
Keterangan gambar, Warga Uighur dalam perjalanan kembali ke tempat penampungan di Songkhla, Thailand selatan setelah mengunjungi wanita dan anak-anak di tempat berbeda. Mereka meninggalkan Cina karena merasa diperlakukan tidak adil.