Doa untuk para korban feri Sewol

Pendeta Buddha memimpin doa untuk korban feri Sewol di pelabuhan Jindo sementara di Balai Kota Seoul warna kuning mendominasi.

Doa di pelabuhan Jindo
Keterangan gambar, Sejumlah warga berdoa di pelabuhan Jindo, Selasa 6 Mei 2014, untuk para korban feri Sewol yang tenggelam dengan korban jiwa 260 orang sementara 40 lainnya masih hilang.
Sepatu di pelabuhan Jindo
Keterangan gambar, Sebuah sepatu ditinggalkan di dekat pelabuhan Jindo dengan pesan, "Yang kami sayangi, temanmu membawa sepasang sepatu yang indah. Saya dan saudaramu semua menantikanmu."
Pendeta Budha
Keterangan gambar, Para pendeta Buddha memimpin upacara doa pada Selasa 6 Mei yang bersamaan dengan perayaan kelahiran Budha atau Vesak di Korea Selatan. Doa ini juga bersamaan dengan tewasnya seorang penyelam yang berupaya menemukan korban yang hilang.
Pita kuning di Seoul
Keterangan gambar, Pita kuning menjadi salah satu pertanda untuk menghormati korban feri Sewol yang tenggelam pada tanggal 16 April lalu.
Pesan dalam bentuk kapal
Keterangan gambar, Pesan-pesan untuk mengenang korban feri Sewol ditulis dalam kertas kuning berbentuk kapal.
Balai kita Seoul
Keterangan gambar, Balai kota Seoul dilihat dari atas dengan pesan-pesan berwarna kuning disusun menjadi bentuk hati untuk mengenang para korban feri Sewol.
Anak-anak berdoa di Seoul
Keterangan gambar, Anak-anak berdoa di altar yang di Balai Kota Seoul, yang selalu ramai dengan warga Korea Selatan yang ingin menyampaikan penghormatan.