Berkunjung ke desa lukis Jelekong

Desa Jelekong di Jawa Barat terkenal sebagai desa para pelukis karena mayoritas penduduknya menyambung hidup dengan melukis.

Desa Jelekong. Foto-foto Beawiharta/Reuters
Keterangan gambar, Seorang pelukis berjalan melintasi atap rumahnya sambil membawa lukisan yang akan dikeringkan di desa Jelekong di dekat Bandung, Jawa Barat, pada 20 Maret 2014. Masyarakat di desa Jelekong mencari nafkah dengan berjualan lukisan. Foto-foto Beawiharta/Reuters.
Desa Jelekong
Keterangan gambar, Sekitar 300 pelukis tinggal di Jelekong, menghasilkan sekitar 1.000 lukisan per bulan dengan harga lukisan berkisar dari Rp50.000 hingga Rp11 juta.
Peajar di Desa Jelekong
Keterangan gambar, Para pelajar membawa karya lukisan mereka setelah ujian mata pelajaran seni di Sekolah Lukisan yang didirikan warga Jelekong. Tema lukisan biasanya berupa pemandangan, satwa, dan keindahan alam.
Pelukis mengeringkan lukisan
Keterangan gambar, Seorang pelukis memeriksa hasil lukisannya sebelum dikeringkan. Begitu memasuki area Jelekong, maka hal pertama yang mencuri perhatian adalah jejeran kanvas yang dijemur di sisi jalan. Kanvas-kanvas ini bukan dipajang untuk dijual namun untuk dikeringkan.
Desa Jelekong
Keterangan gambar, Seorang perempuan Jelekong membawa sebuah lukisan berukuran besar. Selain terkenal karena lukisannya, desa ini juga ternama untuk kesenian wayang golek, sisingaan, jaipongan dan pencak silat.
Desa Jelekong
Keterangan gambar, Guru seni lukis Asep Sancang memeriksa hasil karya siswanya. Desa Jelekong terletak di bawah kaki Gunung Geulis yang bersuasana tenang dengan panorama yang indah.
Desa Jelekong
Keterangan gambar, Pionir Odin Rohidin mulai melukis di Jelekong sejak tahun 1965. Sebelumnya dia berprofesi sebagai drama dan memulai karir pelukis dengan menggambar latar panggung pertunjukkan.