Anak-anak Suriah yang menderita

Laporan UNICEF menyebutkan jumlah anak-anak yang menderita akibat perang di Suriah meningkat lebih dari dua kali lipat.

Ana-anak di Aleppo
Keterangan gambar, Badan PBB untuk Pendidikan dan Anak-anak, UNICEF, mengatakan bahwa jumlah anak yang menderita di Suriah meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun ketiga konflik di negara itu. Dalam foto tampak tiga anak menyelamatkan diri dari serangan bom di Aleppo, Senin 10 Maret 2014.
Serangan pasukan pemerintah Suriah di Aleppo
Keterangan gambar, Laporan UNICEF yang dikeluarkan Selasa 11 Maret menyebutkan jumlah anak yang terkena dampak perang Suriah meningkat, dari dua juta menjadi lima setengah juta anak.
Anak-anak di Aleppo
Keterangan gambar, Anak-anak yang paling menderita jumlahnya sekitar satu juta, yaitu mereka yang tinggal di kawasan-kawasan yang terkepung dan menghadapi serangan pasukan pemerintah, seperti di Aleppo.
Dua anak di Aleppo yang kehilangan ibunya
Keterangan gambar, Selain tidak mendapat bantuan pangan dan obat-obatan, anak-anak di kawasan yang terkepung, juga harus menghadapi duka yang yang mendalam karena meninggalnya ayah, ibu, maupun anggota keluarga lain akibat perang.
Anak-anak di Damaskus
Keterangan gambar, Kekerasan sudah menjadi bagian sehari-hari bagi sejumlah anak seperti dua ini anak di Duma, pinggiran ibukota Damaskus, yang duduk di dekat puing-puing akibat pemboman.
Anak-anak di Suriah
Keterangan gambar, UNICEF menyerukan menyerukan penghentikan kekerasan dengan segera dan akses untuk mencapai anak-anak yang terkepung perang di Suriah.
Anak-anak di tempat penampungan pengungsi
Keterangan gambar, Sekitar 2,5 juta warga Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga dan di tempat penampungan pengungsi, seperti perbatasan Suriah-Turki ini, paling tidak mereka mendapat bantuan makanan.