Manado pasca banjir bandang

Dua minggu setelah banjir bandang menerjang Manado baru seperlima dari 100.000 meter kubik sampah yang dibersihkan.

Taman kota Manado
Keterangan gambar, Pasca banjir bandang terparah di Manado yang terjadi 15 Januari 2014 taman kota di depan kantor walikota tampak hancur dan masih tertutup lumpur. Foto-foto oleh Endang Nurdin, Stephani Widorini.
Rumah hancur
Keterangan gambar, Sekitar 800 rumah hanyut dan hancur sementara 10.000 lainnya rusak akibat banjir bandang paling parah dalam sejarah Manado, kata walikota Vicky Lumentut.
Peralatan berat
Keterangan gambar, Peralatan berat dikerahkan untuk membersihkan sampah dan puing-puing jembatan yang roboh akibat terjangan air bah yang sempat melumpuhkan kota Manado.
Tres Mamondol, warga Dendengan Dalam
Keterangan gambar, Tres Mamondol beserta keluarganya harus mengungsi ke rumah saudaranya karena rumahnya hanyut. Ia merasa trauma dan tidak ingin melihat kembali rumahnya. Saat banjir menerjang dia dan keluarganya tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.
Pengungsi Dendengan Luar
Keterangan gambar, Berbagai tempat dijadikan tempat pengungsian, termasuk gereja di daerah Dendengan Luar ini. Masyarakat sekitar mengatakan bahwa banjir sudah biasa mereka alami setiap tahun, tapi kali ini menjadi yang paling parah.
Pengungsi berebut sumbangan pakaian
Keterangan gambar, Para pengungsi mendapat bantuan dana, pakaian, makanan, minuman, dan matras dari pemerintah, sejumlah komunitas gereja, dan warga setempat. Mereka tampak berebut sumbangan pakaian yang dikirimkan dalam karung-karung.
Penduduk mengais sampah
Keterangan gambar, Dua minggu setelah banjir bandang menerjang Manado baru seperlima dari 100.000 meter kubik sampah yang dibersihkan, kata Walikota Manado, Vicky Lumentut. Penduduk berusaha mengais-ngais sampah yang menumpuk di pinggir jalan untuk mencari barang-barang yang dapat mereka pakai lagi.
Warga memindahkan sampah ke lokasi lain
Keterangan gambar, Warga memindahkan sampah ke pinggir-pinggir jalan setelah mereka kumpulkan dari lokasi lain dengan memakai truk, menyebabkan menumpuknya sampah di sepanjang jalan, kemacetan, dan bau yang menyengat.