Kelangkaan obat-obatan di Iran

Sanksi internasional terhadap Iran membuat obat-obatan menjadi sangat langka. Kalaupun tersedia, harganya sangat tinggi, kata fotografer Farhad Berahman.

Pasien Hossein (8) dipindahkan ke ruang operasi oleh perawat
Keterangan gambar, Hossein (8 tahun) dipindahkan ke ruang operasi dari ruang rawat khusus anak-anak penderita kanker. "Rumah sakit berusaha keras untuk bisa memenuhi kebutuhan pasien akan obat-obatan yang seringkali diperoleh secara lokal dengan harga yang tinggi atau dengan menunggu jatah obat," ujar Farhad Berahman, fotografer yang berkunjung ke berbagai rumah sakit dan keluarga pasien di Iran.
Seorang anak penderita kanker dirawat di ICU
Keterangan gambar, Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa ekspor obat-obatan dan barang-barang kemanusiaan lainnya secara khusus dikecualikan dari sanksi yang dimaksudkan untuk mengekang ambisi nuklir Iran. Atas tuduhan Barat mengenai agenda militernya, Iran menegaskan bahwa proyek nuklir ini untuk kepentingan damai.
Seorang ibu menghibur anaknya sehabis operasi
Keterangan gambar, Sanksi terhadap bank-bank Iran, yang diputus dari sistem keuangan global, membuat sulit perusahaan-perusahaan Iran untuk membiayai impor, kata para pengamat. Di foto ini seorang ibu menghibur anaknya setelah operasi. "Kekhawatirannya adalah bagaimana dia akan menemukan obat pascaoperasi untuk anaknya," kata Berahman. "Perusahaan farmasi tidak dapat membeli obat-obatan yang sudah jadi maupun bahan dasar pokok untuk produksi di dalam negeri."
Seorang anak penderita kanker otak dibantu ayahnya dari mesin teknologi CT scan.
Keterangan gambar, Sanksi internasional juga berdampak pada ketersediaan peralatan teknologi medis canggih seperti MRI dan mesin medis penting lainnya. Situasi ini membuat dokter tidak bisa bekerja secara maksimal mendiagnosa dan mengobati pasien mereka, kata Berahman.
Rak penuh obat-obatan di apotek Tehran ditandai perubahan harga setiap harinya.
Keterangan gambar, Sebuah apotek lokal di Tehran menampilkan harga obat yang berubah setiap hari. Para pengecam pemerintah mengatakan kesalahan manajemen dan korupsi memperburuk masalah.
Teknisi memeriksa obat-obatan hasil Laboratorium Farmasi Dr. ABIDI
Keterangan gambar, Seorang teknisi memeriksa obat-obatan hasil Laboratorium Farmasi Dr. ABIDI. Nilai Rial, mata uang Iran, diyakini turun 70% terhadap dolar Amerika sejak awal tahun 2012. Hal ini menyebabkan harga barang impor membumbung tinggi.
Pasien menunggu pelayanan di apotek di Tehran
Keterangan gambar, Kekurangan obat-obatan dapat membahayakan sebanyak enam juta pasien di Iran, menurut Yayasan Amal Penyakit Langka Iran.
Masyarakat berdoa di Tehran
Keterangan gambar, "Di tengah kekurangan (obat), penduduk Iran beralih ke dunia spiritual untuk bantuan kemanusiaan," kata Berahman. "Kepercayaan akan takhayul semakin kuat ketika harapan menghilang. Meminta pertolongan kepada orang suci, bersembahyang, dan pemujaan adalah contoh yang lazim."